Prof Abdul Haris: PMII Benteng Moral dan Intelektual Bangsa

Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Perjuangan untuk meneguhkan nilai-nilai Islam rahmatan lil‘alamin bukan hanya dilakukan di masjid dan kampus, tetapi juga harus menyentuh desa, wilayah pinggiran, serta kantong-kantong kemiskinan bangsa. Artinya, seluruh gerak langkah kader PMII harus mampu menebarkan rahmat di tengah masyarakat.

“Termasuk dalam kehidupan bermasyarakat, memperjuangkan keberpihakan pada rakyat, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujar Deputi III Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Prof Abdul Haris, saat membuka Pelatihan Kader Nasional (PKN) XIX PMII dengan tema “Manifesto PMII: Meneguhkan Nasionalisme dan Merawat Tradisi dalam Menjawab Tantangan Global”, Kamis (7/8/2025).

Menurutnya, Islam yang diperjuangkan bukanlah Islam simbolik atau identitas belaka, melainkan Islam sebagai nilai yang membebaskan umat dari kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan.

Baca Juga :  Rektor Unila Pimpin Diskusi bersama Plt. Dirjen Dikti Ristek

“Pelatihan kaderisasi nasional ini adalah wujud komitmen PMII dalam pengarusutamaan Islam rahmatan lil‘alamin—Islam yang santun, ramah, moderat, cinta damai, toleran, dan mengapresiasi nilai-nilai luhur budaya bangsa,” ungkapnya.

Atas nama Kemenko PM, Prof Abdul Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PMII yang terus menunjukkan semangat dan komitmen dalam proses kaderisasi, serta menjadi insan nasionalis yang mampu menjawab tantangan global di tengah arus modernisasi yang semakin masif.

“Alangkah bahagianya saya bisa berdiri dalam forum ini, di tengah para intelektual muda, kader pergerakan, dan pelanjut estafet perjuangan Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah,” ujarnya.

Baca Juga :  Tendik Unila Lolos Seleksi Program Praktisi Mengajar Angkatan 3

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa di tengah cepatnya perubahan zaman, mulai dari disrupsi teknologi, ketimpangan sosial, hingga krisis identitas kebangsaan, PMII harus hadir sebagai benteng moral dan intelektual bangsa.

“Sebagai organisasi kader, PMII tidak cukup hanya tumbuh secara kuantitas. Ia harus tumbuh secara kualitas, melahirkan kader-kader pemikir dan pelaku yang mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan bangsa,” jelasnya.

Prof Abdul Haris juga menyoroti upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program prioritas, seperti Sekolah Rakyat, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, hingga Program 3 Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Baca Juga :  PIT HATHI Masuki Hari Kedua: Pengembangan Teknologi Sumber Daya Air

“Alhamdulillah, berdasarkan data resmi dari BPS per 25 Juli lalu, persentase penduduk miskin turun menjadi 8,47 persen. Namun kita semua tahu bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa diselesaikan pemerintah sendirian. Untuk itu, kami membutuhkan sinergi, khususnya dari kelompok intelektual muda seperti PMII,” katanya.

Menurutnya, PMII harus berada di garda terdepan dalam gerakan pemberdayaan masyarakat. Secara konkret, PMII dapat membangun ekosistem yang mendukung dan mengaktivasi program-program pemerintah di tingkat akar rumput.

“Sebagai kader pergerakan, PMII harus menjalankan dua peran strategis: peran kritis dan partisipatif. Peran kritis untuk mengawasi agar program pemerintah tepat sasaran dan adil secara sosial.(mfd)

Berita Terkait

Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat
KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara
Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung
KNPI Apresiasi Lampung Tuan Rumah Munas HIPMI, Iqbal Ajak Pemuda Jaga Kondusifitas
Qurban dan Nilai Kemanusiaan
Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, PCNU Bandar Lampung Serukan Perlawanan Terhadap Kekerasan Seksual
PKC PMII Lampung Gelar Movement Gathering dan Baksos di Desa Tejang Pulai Sebesi
PMII Rayon FKIP Unila Jalankan Program Pengabdian ke Desa Bawang

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:15 WIB

KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 20:06 WIB

KNPI Apresiasi Lampung Tuan Rumah Munas HIPMI, Iqbal Ajak Pemuda Jaga Kondusifitas

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:48 WIB

Qurban dan Nilai Kemanusiaan

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB