Dana Transfer Dipangkas Rp300 Miliar, Pemkot Bandar Lampung Pastikan Aman

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung,(Dinamik.id) -Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menegaskan bahwa pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI) tidak akan berdampak signifikan terhadap program dan kegiatan daerah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri, saat menghadiri rapat badan anggaran di ruang rapat DPRD Bandar Lampung, Rabu pagi 8 Oktober 2025.

Menurutnya, meskipun ada pemotongan dana, pemerintah kota telah memastikan bahwa dana yang wajib diterima oleh Pemkot Bandar Lampung tetap pada porsinya dan tidak akan mengganggu program penting seperti pembayaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun tunjangan kinerja (tukin) pegawai.

“Aman kok, karena yang wajib tetap pada porsinya. Itu kan nanti yang dipotong untuk anggaran yang lainnya, kita lihat pos apa saja yang berkurang. Tetapi yang penting, pos-pos penting untuk pelayanan publik dan pembayaran kewajiban pegawai tetap terjamin,” kata Desti.

Desti juga menambahkan bahwa meskipun besaran pemotongan anggaran cukup signifikan, yakni lebih dari Rp300 miliar, pemkot telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar hal tersebut tidak mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Netralitas Steering Committee Muscab HIPMI Kota Palembang XV Dipertanyakan

“Pemotongan ini tidak akan mengganggu hal-hal penting lainnya. Anggaran sudah dialokasikan sesuai dengan posnya masing-masing dan semuanya aman,” jelas Desti, menegaskan kembali.

Pemotongan dana Transfer ke Daerah yang dilakukan oleh pemerintah pusat memang menjadi perhatian bagi sejumlah daerah, termasuk Bandar Lampung.

Meskipun dampaknya bervariasi, daerah-daerah perlu melakukan penyesuaian agar kebijakan tersebut tidak mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan jalannya pemerintahan.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras Kepada 65 Ribu KPM

Desti menekankan bahwa meskipun jumlah yang dipotong cukup besar, Pemkot Bandar Lampung sudah merencanakan alokasi anggaran dengan baik, sehingga tidak ada program penting yang terhambat.

“Kita sudah memetakan dengan cermat anggaran yang ada, termasuk dana untuk P3K dan tukin pegawai, sehingga semua tetap berjalan seperti yang direncanakan,” ungkap Desti.

Pemkot Bandar Lampung juga akan terus memantau dan mengadaptasi kebijakan ini untuk memastikan tidak ada gangguan dalam proses pelayanan publik dan kewajiban lainnya. (Pin)

Berita Terkait

Peduli Sesama, PPM Bandar Lampung Tebar 500 Takjil
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur
Bandar Lampung Waspada HIV: 333 Kasus Baru Ditemukan dalam Setahun
TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia
KOMPASS–IKMAPAL Bentuk Panitia Kajian Lingkungan Hidup dan SDM Papua
Galang Donasi Bencana Sumatra, Kodam XXI/Radin Inten Gelar Pentas Seni Budaya
PMII Kota Bandar Lampung Resmi Dilantik Pada Kepengurusan Baru Periode 2025–2026 

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:22 WIB

Peduli Sesama, PPM Bandar Lampung Tebar 500 Takjil

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:45 WIB

Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:22 WIB

Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:15 WIB

Bandar Lampung Waspada HIV: 333 Kasus Baru Ditemukan dalam Setahun

Senin, 19 Januari 2026 - 20:50 WIB

TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

Berita Terbaru

Berita

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:17 WIB