Pemprov Lampung Pastikan Panen Raya Tetap Berlangsung di Maret 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto mengatakan bahwa panen raya padi di wilayah tersebut akan tetap berlangsung di Maret serta tidak terkendala Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Untuk panen padi di musim tanam (MT) I 2026 di Lampung, panen rayanya memang di Maret, tapi sudah ada juga yang panen sejak Januari di fase awal panen,” ujar Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan meski panen raya diperkirakan berlangsung bersamaan dengan Hari Besar Keagamaan Nasional yakni Idul Fitri, tetapi pelaksanaan panen akan tetap dilakukan.

Baca Juga :  ASKOMPSI Nobatkan Dr Marindo Sekdaprov Terbaik Tatakelola Pemerintahan Digital

“Kalau petani biasanya tetap panen, dan tidak terganggu dengan adanya hari raya. Sebab kalau mereka sudah tanam namun tidak dipanen malah rusak padinya,” katanya.

Menurut dia, untuk mempercepat serta mempermudah pelaksanaan panen, pihaknya pun merekomendasikan petani di wilayahnya memanfaatkan combine harvester untuk memotong padi.

“Panen tidak boleh telat karena nanti padi bisa rubuh ataupun menghitam. Petani dapat memanfaatkan mesin panen seperti combine harvester jadi panen lebih cepat,” tambahnya.

Baca Juga :  Pasar Gudang Lelang Bakal Diperbaiki Jadi Modern

Ia mengatakan di Provinsi Lampung sudah ada sejumlah daerah yang melakukan panen, meski tidak secara merata terlaksana, dan hal tersebut pun mampu membantu dalam mendukung ketersediaan beras selama Ramadhan serta menjelang Idul Fitri.

“Ada beberapa wilayah yang sudah panen ini bisa menambah stok, dan kondisi stok pangan secara keseluruhan pun terjaga. Sehingga tidak perlu khawatir untuk konsumsi sampai Idul Fitri nanti,” ujar dia.

Sebelumnya diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyatakan bahwa luas panen padi Lampung selama 2025 mencapai 596,02 ribu hektare.

Baca Juga :  Ketua Perwosi Lampung Bantu Sarana dan Prasarana Atlet POMNas XVII

Luas panen padi Lampung selama 2025 mencapai 596,02 ribu hektare tersebut mengalami kenaikan sebesar 64,30 ribu hektare atau memiliki persentase sebesar 12,09 persen, bila dibandingkan dengan luas panen padi di 2024 sebesar 531,72 ribu hektare.

Sedangkan untuk produksi padi Lampung selama 2025 berjumlah 3,25 juta ton gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan sebanyak 461,28 ribu ton atau 16,53 persen dibandingkan produksi padi 2024 sebanyak 2,79 juta ton gabah kering giling (GKG).(pin)

Penulis : Pina

Berita Terkait

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung
Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir
PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban
Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI
Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung
Kementan Kucurkan Rp1,4 Triliun untuk Lampung, Mirza Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Gubernur Mirza Tekankan Digitalisasi untuk Optimalkan PAD dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:01 WIB

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:04 WIB

PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:21 WIB

Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung

Berita Terbaru