Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung, Muhammad Ghofur, menanggapi dugaan penggunaan pasir laut dalam proyek infrastruktur jalan yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan kualitas konstruksi.

Menurut Ghofur, secara umum pasir laut tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam pembangunan, khususnya pada pekerjaan beton. Hal ini disebabkan kandungan garam yang tinggi dalam pasir laut yang dapat mempercepat proses korosi pada struktur bangunan.

Baca Juga :  Lampung Lakukan Survei Seismik 688 Km, DPRD Optimis Tambah PAD dari Migas

“Pasir laut itu tidak direkomendasikan, karena banyak kelemahan-kelemahan dibandingkan pasir kali. Kandungan garamnya berpotensi mempercepat korosi, sehingga kurang baik untuk konstruksi,” ujarnya, Rabu (3/5/2026).

Legislator dari Fraksi PKS ini menegaskan, apabila benar terdapat penggunaan pasir laut, maka perlu dilakukan peninjauan ulang untuk memastikan apakah penggunaannya sudah sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Munir : Tahan Kenaikan Cukai Rokok 2026 untuk Perkuat Industri dan Petani

Namun demikian, ia mengakui bahwa informasi yang beredar saat ini masih bersifat awal dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kita juga belum tahu apakah benar menggunakan pasir laut atau tidak. Ini masih informasi dari teman-teman. Artinya perlu kita klarifikasi lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Tekan Bayar Pajak, Noverisman Minta Pemerintah Jangan Pilih Kasih

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim pengawasan serta meminta dinas terkait turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan.

“Nanti kita akan tanyakan ke tim asosiasi pengawasan. Jika informasinya valid, tentu kita minta dinas terkait untuk melakukan klarifikasi di lapangan,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Gerakan Ayah Antar Anak, Ingatkan Jangan Sekadar Seremonial
Langgar Edaran, Elly Wahyuni Desak Disdik Tindak Tegas Sekolah yang Paksa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Ketua Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Sulit Diturunkan, DPRD Minta Evaluasi
Tanggapi Demo Relawan MBG, Giri Akbar: Evaluasi Implementasi, Bukan Hentikan Program
DPRD Lampung Minta Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:26 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Gerakan Ayah Antar Anak, Ingatkan Jangan Sekadar Seremonial

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:12 WIB

Langgar Edaran, Elly Wahyuni Desak Disdik Tindak Tegas Sekolah yang Paksa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:06 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Ketua Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 15:00 WIB

Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Sulit Diturunkan, DPRD Minta Evaluasi

Senin, 22 Juni 2026 - 21:11 WIB

Tanggapi Demo Relawan MBG, Giri Akbar: Evaluasi Implementasi, Bukan Hentikan Program

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB