DPRD Soroti Potensi Kebocoran Retribusi Parkir Pringsewu, Evaluasi Target PAD!

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu, (Dinamik.id) – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir di Kabupaten Pringsewu yang dipatok lebih dari Rp1 miliar per tahun kembali menjadi sorotan. Pasalnya, dalam tiga tahun terakhir realisasi pendapatan disebut hanya mampu mencapai sekitar setengah dari target yang ditetapkan.

Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kabupaten Pringsewu, Edi Nandar, mengatakan kondisi pasar tradisional yang semakin sepi menjadi salah satu penyebab belum optimalnya penerimaan retribusi parkir. Menurutnya, banyak kios yang tutup dan perubahan pola belanja masyarakat ke platform daring turut mengurangi jumlah pengunjung pasar.

Baca Juga :  Sambut HUT TNI, Kodim 0424/TGM & Pemkab Pringsewu Gelar Bakti Sosial

“Kalau melihat kondisi sekarang, banyak kios di pasar yang tutup dan aktivitas masyarakat juga berubah. Belanja online membuat kunjungan ke pasar tradisional berkurang sehingga berdampak pada potensi parkir,” ujarnya.

Meski demikian, Edi menegaskan pihaknya terus berupaya meningkatkan capaian PAD secara bertahap, termasuk melalui pengawasan setoran retribusi dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam pengelolaan parkir.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pringsewu, Lusi Ariyanti, meminta pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penyesuaian target, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan parkir dan potensi penerimaannya.

Baca Juga :  Resahkan Warga Sekitar, Lapo Tuak di Pringsewu di Razia Aparat Polsek Pringsewu

“Kami memahami penurunan PAD dari sektor parkir dipengaruhi oleh menurunnya aktivitas ekonomi dan sepinya pasar tradisional. Namun, pemerintah daerah tidak hanya perlu berfokus pada penyesuaian target, melainkan juga mencari solusi untuk meningkatkan daya tarik pasar agar pengunjung kembali ramai,” kata Lusi.

Ia menilai target PAD harus disusun berdasarkan potensi riil di lapangan. Di sisi lain, DPRD juga menyoroti perlunya penguatan pengawasan terhadap pemungutan retribusi parkir.

“Potensi kebocoran bisa saja muncul apabila masih terdapat ketidaksesuaian dalam penarikan retribusi, pemberian karcis, maupun lemahnya pengawasan dan pencatatan. Karena itu, sistem pengelolaan parkir harus diperbaiki agar lebih transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Baca Juga :  Polri Buka Penerimaan Tamtama Brimob dan Tamtama Polair, Ini Penjelasan Kabag SDM Polres Pringsewu

Selain memperketat pengawasan, Lusi mendorong penataan titik parkir dan penerapan sistem parkir elektronik guna meminimalkan potensi kebocoran serta meningkatkan efektivitas pengelolaan.

“Kami meminta pemerintah daerah secara berkala membandingkan target dengan realisasi retribusi parkir. Jika target tidak tercapai, OPD terkait harus menjelaskan penyebabnya dan mengevaluasi apakah target tersebut sudah sesuai dengan potensi riil di lapangan,” pungkasnya. (Rhn)

Berita Terkait

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
170 Hektare Sawah di Pringsewu Terancam Puso Akibat Kekeringan
Sudah Di-hold, Pembangunan Masih Jalan; Wabup Pringsewu: Kalau Belum Berizin Berhenti
Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna
Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’
Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Rabu, 2 September 2026 - 20:55 WIB

170 Hektare Sawah di Pringsewu Terancam Puso Akibat Kekeringan

Rabu, 2 September 2026 - 20:53 WIB

Sudah Di-hold, Pembangunan Masih Jalan; Wabup Pringsewu: Kalau Belum Berizin Berhenti

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna

Berita Terbaru