Ribuan Massa Kumpul di Tugu Adipura Lampung Dukung Program MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Ribuan Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Dukung Makan Bergizi Gratis (AMAL MBG) menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan terhadap program Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di Kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung.

Penanggung jawab AMAL MBG, Isnan Subkhi, menyampaikan bahwa aksi tersebut menjadi sarana menyampaikan aspirasi masyarakat agar program strategis nasional benar-benar tepat sasaran dan bebas dari praktik penyimpangan.

“Kami mendukung penuh Program MBG sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak dan pelajar. Namun, program ini harus dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan bebas dari korupsi,” ujar Isnan Subkhi, Senin (22/6/2026).

Baca Juga :  Giri Akbar Apresiasi MBG Lampung Tertinggi Nasional: 1,3 Juta Warga Telah Menikmati Makan Bergizi Gratis

Ia menegaskan, berbagai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG harus menjadi perhatian serius.

Menurutnya, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat hak masyarakat, terutama anak-anak, untuk mendapatkan asupan gizi yang layak.

Dalam aksi tersebut, AMAL MBG menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Di antaranya mempertahankan dan melanjutkan program MBG sebagai prioritas nasional yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Lantik 7 Kepala OPD, Berikut Nama-Namanya

“Kedua, menjamin keberlangsungan dan perluasan manfaat program MBG agar tepat dan merata, ketiga menangkap dan mengadili seluruh pelaku korupsi yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran tanpa pandang bulu,” tegasnya

Selain itu, mereka juga mendesak dilakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program MBG guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

AMAL MBG juga mendorong penguatan pengawasan publik dengan melibatkan masyarakat dan lembaga terkait.

“Aksi ini kami lakukan secara damai, tertib, dan sesuai aturan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal program ini agar berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Teror terhadap Aktivis HAM: Alarm Kemunduran Demokrasi dan Kegagalan Negara dalam Menjamin Perlindungan Warga

Ia menekankan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga integritas dan komitmen semua pihak dalam menjalankannya.

AMAL MBG berharap program tersebut dapat terus berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial dan peningkatan kualitas generasi masa depan Indonesia. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Pina

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala
PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:50 WIB

Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset

Jumat, 18 September 2026 - 14:29 WIB

36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru