Wagub Lampung minta perkuat sistem pencegahan awal hadapi potensi karhutla

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung, (Dinamik.id) – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela meminta agar ada penguatan sistem pencegahan awal dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerahnya.(28/08/2026)

“Menjelang puncak musim kemarau, kita harus memperkuat sistem pencegahan awal dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan oleh karena itu BPBD Provinsi Lampung diminta segera memetakan ketersediaan peralatan, serta titik-titik sumber air secara terintegrasi guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang meluas.

“Ketika kebakaran hutan dan lahan terjadi dan tidak terkendali, kerugian yang kita dapatkan luar biasa besar. Oleh karena itu, konsentrasi dan kewaspadaan harus ditingkatkan,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung: Keamanan dan stabilitas kuat dukung pembangunan

Dia menjelaskan ancaman kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian serius, karena dampaknya dapat meluas dan menimbulkan kerugian besar apabila tidak ditangani secara cepat.

“Tanggap darurat pemadaman saat titik api muncul di Lampung sudah berjalan cukup baik. Hal itu terbukti dari keberhasilan tim gabungan dalam memadamkan kebakaran lahan di kawasan TNWK seluas lebih dari 600 hektare beberapa waktu lalu, meskipun dihadapkan pada keterbatasan akses dan peralatan,” ucap dia.

Namun, penting pula melakukan penguatan pada aspek penanggulangan dan pencegahan sebelum titik api muncul.

“Kita sudah punya peta risiko, tetapi belum sepenuhnya memiliki peta kapasitas. Saya minta BPBD bersama pihak terkait segera membuat overlay peta zonasi rawan bencana yang disandingkan dengan posisi personel dan keberadaan peralatan,” ujar dia.

Baca Juga :  Berkontribusi dalam Program JKN-KIS, Gubernur Arinal Terima Penghargaan dari BPJS

Lalu perlu juga ada data inventarisasi peralatan, seperti panjang selang pemadam dan keberadaan tangki air di tiap kabupaten serta kota. Pemetaan sumber air di wilayah rawan titik panas, terutama kawasan gambut dan area dengan potensi termal tinggi, juga menjadi prioritas.

Tanggapan tambahan dikatakan oleh Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudi Syawal.

Menurut dia, ada 194 titik panas terdeteksi di Lampung selama 23-25 Agustus 2026. Sebanyak 28 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi, 164 titik tingkat kepercayaan sedang, dan dua titik tingkat kepercayaan rendah.

Baca Juga :  Retribusi Penggunaan Stadion Sesuai Perda No 14, Penarikan Tak Resmi Silahkan Lapor

Berdasarkan pemutakhiran 26 Agustus pukul 08.20 WIB, tercatat 50 titik panas yang terdiri atas 47 titik dengan tingkat kepercayaan rendah dan tiga titik dengan tingkat kepercayaan sedang.

“Puncak musim kemarau di Lampung diprediksi berlangsung Juli-September dan berpotensi berlanjut hingga Oktober,” kata dia.

Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, BPBD terus melakukan pemantauan dan patroli bersama lintas sektor, serta membuka call center 24 jam.

Selain itu BPBD Lampung bersama BNPB dan BMKG juga mengaktifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dan dua helikopter water bombing BNPB diturunkan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas.(pin)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK
Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Berita Terbaru

Pemerintahan

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:51 WIB

Pringsewu

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:21 WIB