Bupati Pesawaran Sambangi Warganya Yang Menjadi Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang

Kamis, 6 April 2023 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran ( dinamik.id ) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Ketua TP PKK Pesawaran melawat ke kediaman korban dukun pengganda uang di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Negri Katon.

Didampingi Camat Negri Katon, Enggo Pratama dan Kepala Desa Tanjung Rejo serta jajaran Pemkab Pesawaran, Bupati berkunjung kekediaman korban atas namaa Irsad dan Wahyu Triningsih yang merupakan pasangan suami istri.

Dalam kesempatan tersebut, demi mengurangi rasa duka dari keluarga korban, Dendi memberikan santunan kepada keluarga korban.

Baca Juga :  Pj Bupati Tubaba M Firsada Hadiri Musrenbang dan Rembuk Stunting di Kecamatan

Saat ditempat, Bupati Dendi menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian warganya yang menjadi korban pembunuhan di Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Atas nama Pemkab Pesawaran, Saya turut berduka cita atas kepergian saudara kita yang menjadi korban pembunuhan oleh dukun pengganda uang di Banjarnegara. Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama agar lebih waspada dan berhati hati,” ucapnya, Kamis (6/4/2023).

Baca Juga :  Wakil Gubernur Lampung Membuka LT IV 2023, Ini Pesan yang Disampaikan

Kemudian, Dendi mengatakan telah berkoordinasi dengan para pihak terkait tentang pemulangan jenazah korban ke rumah duka.

“Kami telah berkoordinasi dengan para pihak perihal pemulangan jenazah dari tempat kejadian ke kediaman masing- masing dengan menunggu hasil Autopsi jenazah dan hasil tes DNA keluarga Korban,” katanya.

Selain itu, menurut penuturan dari keluarga korban, alm. Irsad pergi dari rumah tanggal 9 September 2021 lalu hilang kontak pada 12 September 2021.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Djunaidi Raih Penghargaan Sebagai Provinsi Peduli Pekerja Migran Indonesia Dari Menteri Tenaga Kerja

“Langsung hilang kontak pak, beliau membawa pakaian sekitar 4 stel dan pamit ke orang tua mau ke padepokan Tulung Agung dengan membawa uang sejumlah Rp1, 7 juta dan untuk membayar travel Rp1,2 juta,” terang salah satu keluarga korban. (Naz)

Berita Terkait

Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri
Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka
Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan
Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel
Paripurna DPRD Tubaba Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp7,94 Miliar
SD IT Madani Tubaba Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional Drum Corps 2026 Palembang
DPRD Soroti Potensi Kebocoran Retribusi Parkir Pringsewu, Evaluasi Target PAD!
Tindaklanjuti Arahan Kemendagri, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Nobar Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:05 WIB

Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:50 WIB

Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:28 WIB

Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel

Senin, 22 Juni 2026 - 17:47 WIB

Paripurna DPRD Tubaba Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp7,94 Miliar

Berita Terbaru

Parpol

Harlah ke-28, PKB Lampung Fokus Layani Rakyat

Minggu, 28 Jun 2026 - 13:05 WIB