Tim KPB Paparkan Keunggulan Kartu Petani Berjaya ke Dirjen PSP Kementan

Selasa, 24 Mei 2022 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim KPB menyambangi untuk beraudiensi dengan Direktur Jenderal PSP Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

i

Tim KPB menyambangi untuk beraudiensi dengan Direktur Jenderal PSP Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Bandar Lampung (dinamik.id)–Tim Kartu Petani Berjaya (KPB) Pemerintah Provinsi Lampung terus bergerak guna menyukseskan program petani berjaya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Kali ini, Tim KPB menyambangi untuk beraudiensi dengan Direktur Jenderal PSP Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Tim KPB yang mengikuti audiensi yakni Ir. Hanan A Razak MS (Tim Pembina KPB Provinsi Lampung), Ir Kusnardi M.Agr Ec (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Ir Syopiansyah Jaya Putra M.Sis IPU ASEAN Eng (Tenaga Ahli Gubernur Bidang IT), Ganjar Jationo SE MAP (Kepala Dinas Kominfotik) dan Ir Emilia Kusumawati MM (Kepala Biro Perekonomian).

Tim KPB diterima Sesditjen PSP Kementan Dr Hermanto Irjen II yang membidangi antara lain pupuk bersubsidi, Kepala Pusdatin, BPSDM Kementan dan perwakilan BNI.

Baca Juga :  Pj Bupati Tubaba Ikuti Rapat Evaluasi Pengendalian Inflasi Tahun 2024

Tim Pembina KPB Provinsi Lampung, Hanan A Razak, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Gubernur sangat perhatian dengan permasalahan di pertanian, antara lain perolehan sarana produksi, pupuk bersubsidi, serta pemasaran.

Untuk menjawab hal tersebut, maka Gubernur Lampung meluncurkan program KPB. Selain itu, 33 janji Gubernur dimasukkan ke dalam RPJMD, dalam rangka percepatan program maka dirangkulah beragam potensi.

Audiensi tersebut diawali dengan paparan program e-KPB oleh Tenaga Ahli TI Gubernur Lampung, Dr Syopiansyah.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo menambahkan, ada beberapa pointers dalam audiensi tersebut, seperti Provinsi Lampung sedang mengembangkan program Kartu Petani Berjaya (KPB) melalui Peraturan Gubernur Lampung Nomor 9 Tahun 2020 tentang program Kartu Petani Berjaya (KPB).

KPB adalah suatu program unggulan Provinsi Lampung yang menghubungkan semua kepentingan pertanian dengan tujuan mencapai kesejahteraan petani. Semua pihak yang terlibat dalam proses pertanian secara bersama-sama dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Baca Juga :  Sekdaprov Fahrizal Darminto Hadiri Musres KBPP Polri Kota Bandar Lampung

Tujuan program KPB adalah untuk memberikan jaminan kepastian dalam usaha budidaya pertanian yang terintegrasi antara lain, kemudahan mendapatkan sarana produksi pertanian kemudahan akses permodalan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

Selain itu, lanjutnya, KPB memberikan bantuan dan pembinaan manajemen usaha dan teknologi dalam bentuk pendampingan, pemasaran hasil pertanian, layanan asuransi (Asuransi Usaha Tani Padi/AUTP, Asuransi Usaha Ternak Sapi/AUTS, Asuransi Petani Perkebunan dan Asuransi Nelayan), program beasiswa pendidikan bagi keluarga petani miskin.

Ganjar juga menyampaikan pointers lainnya penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani di Provinsi Lampung diimplementasikan dalam program Kartu Petani berjaya (KPB).

Baca Juga :  Lampung Pilot Projek Uji Coba Penggunaan Frekuensi Radio HF Untuk Komunikasi Nelayan

Sesuai dengan mandatori program Kartu Tani Kementerian Pertanian, bahwa untuk Provinsi Lampung Bank Himbara pelaksana Program Kartu Petani berjaya (KPB) adalah Bank BNI, dan progres penebusan pupuk bersubsidi menggunakan aplikasi Kartu Petani Berjaya (KPB).

Virtual Account

Ganjar menambahkan, per 20 Mei 2022 sebanyak 14.285 petani di 10 kabupaten/kota dengan sistem pembayaran menggunakan virtual account bank BNI.

Sesuai prinsip Satu Data Indonesia, untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data, untuk mewujudkan hal tersebut maka diperlukan pemenuhan atas data pemerintah yang akurat, terbuka dan interoperabel atau mudah dibagipakaikan antar pengguna data.

“Diperlukan kerjasama Dinas Kominfotik Provinsi Lampung dengan Pusdatin terkait sistem penghubung layanan/SPL (interoperabilitas) antara e-RDKK dengan sistem e-KPB,” jelasnya. (Bayu)

Berita Terkait

Jembatan Penghubung Desa Sukoharjo-Margasari Perlu Sentuhan Pemerintah
Buka FGD OJK, Marindo Kurniawan: Kehutanan Lampung Siap Jadi Motor Ekonomi Karbon
Ratusan Jamaah Haji Pringsewu Dilepas ke Tanah Suci, Jamaah Termuda Usia 15 Tahun
Menko Pangan Zulkifli Hasan Pastikan Harga Gabah Stabil, Distribusi Pupuk Lancar
Bupati Lamsel Radityo Egi Magnet Positif Kolaborasi Pembangunan dari Pusat
Viral, Dandim Tanggamus Turun Tangan Bantu Pembangunan SDN Pekon Tanjung Raja
Bupati Lamsel Egi Peduli Jaminan Perlindungan ASN dan PPPK
Ekspor Perdana 3.300 Ton Tapioka ke Tiongkok, Lampung Tegaskan Diri sebagai Lumbung Singkong Nasional

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:58 WIB

Jembatan Penghubung Desa Sukoharjo-Margasari Perlu Sentuhan Pemerintah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:01 WIB

Ratusan Jamaah Haji Pringsewu Dilepas ke Tanah Suci, Jamaah Termuda Usia 15 Tahun

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Pastikan Harga Gabah Stabil, Distribusi Pupuk Lancar

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:27 WIB

Bupati Lamsel Radityo Egi Magnet Positif Kolaborasi Pembangunan dari Pusat

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:09 WIB

Viral, Dandim Tanggamus Turun Tangan Bantu Pembangunan SDN Pekon Tanjung Raja

Berita Terbaru

Ketua STAI Aminullah Lampung Nicho Hadi Wijaya

Opini

Pendidikan Digital di Atas Reruntuhan Ruang Kelas

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:20 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PT Lampung Energi Berjaya (LEB).

Hukum

Ini Tokoh Berjasa Dibalik Pengungkapan Kasus PT LEB

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:06 WIB