Menuju Indonesia Emas 2045 di Era Distrupsi, Bung Iqbal : Pemuda Harus Bersatu, Berkarya dan Inovatif

Sabtu, 19 November 2022 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Era Disrupsi merupakan kondisi dimana terjadinya inovasi yang menyebabkan perubahan secara besar-besaran atau mendasar ke dalam sistem yang baru, sehingga mengubah sistem dan tatanan kehidupan masyarakat secara luas.

Dalam hal ini, Universitas Sang Bumi Ruwai Jurai (SABURAI) mengadakan seminar Nasional yang bertema “Peran dan Tantangan Mahasiswa Sebagai Genersi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 di Era Disrupsi,”. Sabtu, 19 November 2022

Baca Juga :  Wasekjen PB PMII Aris Tama : Kader Fokus Konsolidasi Kesejahteraan Informasi Pengetahuan

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah menyampaikan bahwa pemuda sebagai generasi bangsa harus bisa menjaga persatuan dan kesatuan dengan menyamakan visi dan misi yang sama dalam mewujudkan Indonesia Emas. Selain itu, pemuda harus bisa mengisi ilmu-ilmu yang positif dan bisa menguasai teknologi dengan baik, karena zaman terus mengalami perubahan.

“Kita harus memiliki value dan wawasan, sehingga kita akan menjadi orang yang bermanfaat untuk masyarakat” Tuturnya

Untuk menjadi pemuda yang memiliki value (nilai) pemuda bisa mengikuti seminar -seminal dan ruang diskusi. Dalam hal ini, KNPI Provinsi Lampung sudah banyak mengadakan ruang -ruang diskusi yang bertujuan untuk menambah ilmu dan wawasan yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya para pemuda.

Baca Juga :  Bersama Ardjuno Andika dan Kiki The Potters Getarkan Lapangan Merdeka Kota Gajah

“Jangan puas dengan yang ada, tambah dengan kreatifitas -kreatifitas baru, agar bisa mengisi ruang di Indonesia Emas yang akan datang” Tuturnya.

Apa yang bisa kita dilakukan!? Ada 3 point penting yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan Indonesia Emas yakni, Meningkatkan diri, Berenovasi serta Mentransformasi era digital. (Tio)

Berita Terkait

Masyarakat Tiga Kampung Audiensi ke BPN Tulang Bawang, Pertanyakan Hasil Ukur Ulang Lahan Rawa Sempayou Bonoh
Arogansi AR, Pengamat: Citra Partai dan DPRD Dipertaruhkan
Polres Mesuji Akan Menggelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026
Pengamat: Aset Negara Sudah Dibeli Melalui Lelang Resmi di BPPN Tak Bisa Dibatalkan
Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten
Rugikan Negara 3,4 Miliar, DJP Serahkan Dua Tersangka Faktur Pajak Fiktif ke Kejari
Kementerian ATR BPN Cabut HGU 85.244,925 Lahan SGC di Lampung
Habiburokhman: Pimpinan DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Adhoc

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:05 WIB

Masyarakat Tiga Kampung Audiensi ke BPN Tulang Bawang, Pertanyakan Hasil Ukur Ulang Lahan Rawa Sempayou Bonoh

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:16 WIB

Arogansi AR, Pengamat: Citra Partai dan DPRD Dipertaruhkan

Senin, 26 Januari 2026 - 14:57 WIB

Pengamat: Aset Negara Sudah Dibeli Melalui Lelang Resmi di BPPN Tak Bisa Dibatalkan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:48 WIB

Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:19 WIB

Rugikan Negara 3,4 Miliar, DJP Serahkan Dua Tersangka Faktur Pajak Fiktif ke Kejari

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

HPN 2026 di Banten, PWI Tubaba Perkuat Profesionalisme dan Solidaritas Pers

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:23 WIB

Berita

Arogansi AR, Pengamat: Citra Partai dan DPRD Dipertaruhkan

Selasa, 3 Feb 2026 - 13:16 WIB