Pemkab Pesawaran Lampung Gelar Musrenbang

Kamis, 7 Maret 2024 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran, Provinsi Lampung melibatkan banyak pihak dalam membahas rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pesawaran tahun 2025-2045, dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Pesawaran tahun 2025.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengatakan dalam RPJPD 2025-2045 tersebut disasar dengan tema ‘Pesawaran Maju Berkilau 2045 Mewujudkan Pesawaran Maju Berdaya Saing Berkelanjutan dan Unggul’.

Dan pada RKPD Kabupaten Pesawaran 2025 dilaksanakan dengan tema ‘Mengoptimalkan Pertumbuhan Ekonomi Untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Kemandirian Daerah’.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tema pembangunan RPJPD dan RKPD tersebut kita selaraskan dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, agar seluruh usulan kita masuk pada prioritas yang kemudian dapat segera direalisasikan,” kata Dendi saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten, di Aula Lamban Agung Rumah Dinas Bupati setempat, Kamis, 7 Maret 2024.

Baca Juga :  Sekda Mesuji Syamsudin Serahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Nelayan di Rawajitu Utara

Menurutnya, Musrenbang yang digelarnya sebelumnya telah dilakukan hal yang sama dari tingkat pemerintah desa dan kecamatan. Kemudian pada usulan pembangunan yang disampaikan pada Musrenbang desa dan kecamatan ditekankan bukan sekedar seremoni belaka.

“Usulan-usulan selalu diajukan sesuai dengan program yang tepat ditengah masyarakat. Karena semua usulan adalah hal penting, semua berkenaan dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan budaya masyarakat,” ujar dia.

“Kalau uang di provinsi ada Rp100 triliun mungkin tidak perlu adanya Musrenbang tinggal bagi aja setiap daerah. Nah, dengan dana yang terbatas maka perlunya kita bermusyawarah. Contoh, ada usulan yang diajukan pada 2018 terkait breakwater di Desa Sukamaju Punduh Pidada, Provinsi bidang SDA baru merealisasikan pada 2024 ini. Artinya tujuh tahun yang lalu diusulkan, karena kondisi keuangan maka baru sekarang direalisasikan,” timpalnya.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Apresiasi Pemusnahan Barang Bukti oleh Kejari

Dirinya menjelaskan, dalam pembangunannya tidak mengedepankan ego yakni mementingkan kepentingan pejabat atau sekelompok. Namun, lebih mengedepankan prioritas ditengah masyarakat Bumi Andan Jejama.

“Kalau kita ego, rumah dinas bupati sudah dibangun dari dulu. Kita tidak kedepankan ego, tapi harus dengan prioritas yang banyak dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.

Kemudian, terkait Gedung Mall Pelayanan Bersama yang belum dibangun juga karena dalam progresnya harus menyesuaikan keadaan keuangan serta memilih yang telah diprioritaskan.

“Kita lakukan pembangunan prioritas yakni sumber daya manusia dan infrastruktur, yang lebih mantap sehingga kedepan setiap desa mampu berkembang menjadi mandiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Staf Ahli Ir Zainal Abidin mengatakan, tema pembangunan Kabupaten Pesawaran telah selaras dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat, jika ada usulan jalan provinsi silahkan diusulkan insha allah kita realisasikan.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Launching Tim Tanggap Insiden Siber Provinsi Lampung

Ia juga memberikan apresiasi atas keselarasan tema pembangunan jangka panjang dalam menuju Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.

“Atas nama pemerintah provinsi, kami sangat mengapresiasi atas keselarasan tema pembangunan ini. Pesawaran sebagai kabupaten penopang ibu kota terus bergerak ke arah lebih maju dan berkembang. Nah, ini bisa kita lihat dari sejumlah indeks keberhasilan Kabupaten Pesawaran yang terus meningkat prestasinya dan masyarakatnya pun sejahtera,” katanya.

“Di antara yang harus diperhatikan juga adalah terkait bagaimana terlibat dan mengendalikan penataan ruang dari hulu ke hilir, sehingga meminimalisir bencana banjir. Sekarang yang terjadi, hulunya hutannya berubah jadi tanaman kopi dan hilirnya banyak beton, jadi air tergenang di tengah kota Bandar Lampung,” katanya.

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis
492 SMA–SMK di Lampung Gelar Pesantren Kilat, Thomas Amirico: Gerakan Bangun Karakter Siswa
Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu
Kapolres Mesuji Berikan Santunan kepada 30 Anak Yatim di Acara Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Bersama
Peduli Sesama, PPM Bandarlampung Tebar 500 Takjil
Bupati Tanggamus Lantik 47 Pejabat
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Perkuat Sinergi dengan Media, Dorong Kepatuhan SPT Tahunan Lewat Coretax

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:11 WIB

Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:03 WIB

492 SMA–SMK di Lampung Gelar Pesantren Kilat, Thomas Amirico: Gerakan Bangun Karakter Siswa

Senin, 9 Maret 2026 - 17:38 WIB

Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:32 WIB

Kapolres Mesuji Berikan Santunan kepada 30 Anak Yatim di Acara Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Bersama

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:22 WIB

Peduli Sesama, PPM Bandarlampung Tebar 500 Takjil

Berita Terbaru