DPRD Bandar Lampung Ingatkan Warga untuk Lebih Hati-Hati Jaga Data Pribadi

Senin, 15 Juli 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi. Imbauan ini dikeluarkan setelah terungkap kasus penyalahgunaan data di wilayah Gunung Sari, di mana data seorang warga digunakan untuk mengambil pinjaman di BRI tanpa sepengetahuan pemilik data.

Baca Juga :  Berikut Daftar 50 Nama Anggota DPRD Bandar Lampung 2024-2029

Ketua DPRD Bandar Lampung, Wiyadi, menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam memberikan identitas kepada orang lain. “Belajar dari pengalaman warga Gunung Sari, warga diimbau agar lebih berhati-hati dalam memberikan identitasnya. Kasus ini seharusnya diselidiki oleh aparat penegak hukum agar tidak muncul korban baru,” kata Wiyadi, Senin, 15 Juli 2024.

Baca Juga :  Sholihin Serap Aspirasi Warga Gadingrejo Utara dalam Reses DPRD Lampung

Wiyadi juga berencana mengusulkan audiensi antara warga dan pihak BRI melalui komisi terkait di DPRD Bandar Lampung. “Kita akan menyampaikan ke komisi terkait untuk melakukan audiensi antara pihak warga dan BRI,” jelasnya.

Terpisah, Anggota DPRD Bandar Lampung dari Dapil 2, Yuhadi, juga mengingatkan warga untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi, meskipun mendapatkan imbalan. Menurutnya, risiko penyalahgunaan data jauh lebih besar daripada keuntungan yang mungkin didapatkan.

Baca Juga :  Pansus Temukan Perusahaan Belum Terapkan Harga Singkong Sesuai Kesepakatan, Kadar Aci Jadi Kendala

“Harusnya warga segera melapor ke polisi atas penyalahgunaan identitas ini. Kalau memang tidak menikmati hasil pinjaman itu, segera lapor ke polisi,” tegas Yuhadi. (Advertorial)

Berita Terkait

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan
Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:28 WIB

Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap di angka Rp15.700 per liter, Sabtu.

Ekonomi dan Kreatif

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:43 WIB