Dinkes Pesawaran Gandeng FKUB Sukseskan PIN Polio

Senin, 22 Juli 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (dinamik.id) — Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, merangkul Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dalam mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

Kepala Dinas Kesehatan yang dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Chris Manurung mengatakan, masih ada beberapa golongan masyarakat yang menolak imunisasi, maka dari itu dengan adanya FKUB diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kapolres Mesuji Beserta Jajaran, Takziah Rumah Duka Korban, Pembunuhan di Desa Muara Tenang

“Kami memang sengaja merangkul tokoh agama yang ada di Pesawaran, diharapkan para tokoh tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, akan pentingnya pemberian imunisasi kepada anak-anak,” ujarnya, Senin, 22 Juli 2024.

Dirinya mengatakan, pada pelaksanaan PIN Polio tahun 2024, Dinkes Pesawaran menerima sebanyak 68.789 dosis yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Menghadiri Kegiatan Gebyar TK Se-Kabupaten Tanggamus Tahun 2023

“Hari Jum’at kemarin, vaksin tersebut sudah mulai kami distribusikan kepada Puskesmas yang ada di Pesawaran, dan besok sudah mulai dilakukan imunisasi kepada anak-anak,” ungkap dia.

Ia mengatakan, pelaksanaan imunisasi ini golongan pertama dimulai sejak tanggal 23 sampai dengan 29 Juli, sedangkan golongan kedua dimulai 6 sampai 12 Agustus.

“Target sasaran ini anak-anak berusia 0-7 tahun, dan target kita sebanyak 68.789 anak yang akan dilakukan imunisasi. Imunisasi ini akan dilaksanakan di Puskesmas, Posyandu, TK, PAUD dan juga SD/MI,” kata dia.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji Sulpakar Menghadiri Acara Simakrama Agung dan Doa Bersama Dalam Rangka Hari Jadi Ke-14 Kabupaten Mesuji

“Sampai saat ini di Kabupaten Pesawaran, kami mencatat tidak ada kasus Polio ataupun Acute Flacid Paralysis ataupun lumpuh layu mendadak yang dialami oleh anak,” katanya. (PTR)

Berita Terkait

Bantah Tuduhan, Pemprov Lampung Ungkap Fakta Status Lahan Kawasan Ryacudu
Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen
Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas
SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur
RELIMA Lampung Dorong Buku Perpustakaan Lebih Bermakna Lewat Gerakan Read Aloud
Tanggapi Temuan BPK, ESDM Lampung: Mayoritas 62 IUP Kedaluwarsa Sudah Tidak Aktif
Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu
Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Bantah Tuduhan, Pemprov Lampung Ungkap Fakta Status Lahan Kawasan Ryacudu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:59 WIB

SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:53 WIB

RELIMA Lampung Dorong Buku Perpustakaan Lebih Bermakna Lewat Gerakan Read Aloud

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:21 WIB

Tanggapi Temuan BPK, ESDM Lampung: Mayoritas 62 IUP Kedaluwarsa Sudah Tidak Aktif

Berita Terbaru