Pemkot Bandar Lampung Intervensi Empat Kelurahan Guna Cegah Kerentanan Pada Ketahanan Pangan

Kamis, 24 Oktober 2024 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)- Guna mengantisipasi kelurahan yang rentan kekurangan akan ketahanan pangan, Pemkot Bandar Lampung melakukan intervensi pemutahiran data real di lapangan.

“Kami akan melakukan pemutakhiran data dan verifikasi FSVA (Food Security and Vulnerability Atlas) atau peta ketahanan dan kerentanan pangan,” katanya Pjs Wali Kota Bandar Lampung Budhi Darmawan pada rapat pemutakhiran verifikasi data penyusunan, pemutakhiran dan analisis data kerentangan pangan dan gizi di Aula Semergou, Kamis, 24 Oktober 2024. Restoran terbaik di dekat siniWisata desa

Baca Juga :  Resmi, Tiga Partai Ini Usung Prabowo Subianto di Pilpres 2024

“Mudah-mudahan kita bisa mengetahui kelurahan-kelurahan yang ketahanan pangannya kurang, sehingga bisa kita intervensi dan treatment,” sambungnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut sengaja dilakukan guna mengetahui kondisi nyata di lapangan sehingga semua data bisa akurat.

“Pemutakhiran data dan verifikasi ini untuk mengetahui kondisi riil. Di mana Ada empat kelurahan tahun ini kami verifikasi, dan tepat dalam pendataan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemendagri dan Kemenag Gelar Rakor Penyelenggaraan Haji dan Umroh di Mekkah, Bahas Pembiayaan Petugas Haji Daerah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung Ichwan Adji Wibowo menambahkan, kebijakan tersebut adalah salah satu antisipasi wilayah yang rentan mengalami ketidak sesuaian ketahanan pangan.

“Kebijakan disesuaikan dengan mengantisipasi kelurahan-kelurahan yang rentan ketahanan pangan. Adapun empat kelurahan yang dimaksud yakni kelurahan di kecamatan Telukbetung Barat, Sukabumi, Bumi Waras,” ungkapnya.

Kata Ichwan, pada hal ini dibutuhkan komprehensif antar dinas karena kerentanan pangan tidak bersandar pada ketersediaan pangan saja.

Baca Juga :  Tanggap Bencana, Sulpakar Pimpin Rapat Kesiapsiagaan Penanggulangan Banjir

Melainkan juga daya beli masyarakat yang menurutnya turut terkait dengan tingkat kemiskinan. “Air bersih dan kesehatan juga faktor dalam ketahanan pangan,” bebernya.

Terakhir, dirinya juga menandaskan bahwa Pemkot bekerja sama dengan daerah kabupaten lain yang dirumuskan Baperinda dalam menangani daerah rentan pangan secara bersama-sama.

“Mudah-mudahan zero tidak ada lagi daerah yang rawan,” tandasnya.

Berita Terkait

PWI se Lampung Tegaskan Komitmen Sukseskan Konferensi dan Kick Of HPN Porwanas
Aris Tama, S.H. Dukung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berantas Kampung Narkoba: Bongkar Bandar, Selamatkan Generasi Muda
Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK
Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:15 WIB

PWI se Lampung Tegaskan Komitmen Sukseskan Konferensi dan Kick Of HPN Porwanas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Berita Terbaru

Bisnis

PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:12 WIB