DPRD Lampung Minta Aparat Usut Tuntas Tewasnya Pelajar SMPN 25 Bandar Lampung

Rabu, 18 Desember 2024 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)– Seorang pelajar bernama Fredi Saputra tewas dengan luka bacok setelah diserang oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam di Jalan Dokter Harun 1, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung pada Rabu (18/12/2024) dini hari.

Menanggapi kejadian ini, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengutuk keras aksi kekerasan ini dan meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, terlebih sampai memakan korban jiwa. Kami turut berdukacita kepada keluarga korban dan berharap aparat kepolisian segera mencari para pelaku dan mengungkap motif di balik insiden ini,” ujar Andika pada Rabu (18/12/2024).

Baca Juga :  Kadis Kominfo Lambar Luruskan Pemberitaan Larangan Kendaraan Plat Luar Daerah Parkir di Lingkungan Pemda

Andika juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak-anak mereka. Menurutnya, kasus ini menjadi pengingat bahwa perhatian lebih terhadap perilaku remaja sangat diperlukan.

“Pengawasan dari pihak keluarga harus lebih ketat lagi. Anak-anak sering kali mencari perhatian dari teman-temannya dengan cara yang salah. Ini menjadi tugas bersama untuk mencegah hal-hal seperti ini terjadi lagi,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Minta Masyarakat Sampaikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026

Ia juga mengingatkan perlunya langkah preventif menjelang libur sekolah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang kerap menjadi periode rawan kenakalan remaja dan konflik antar kelompok.

Andika mengajak semua pihak, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat, untuk lebih proaktif dalam membimbing anak-anak agar tidak terlibat dalam perilaku yang berisiko.

“Anak-anak itu butuh perhatian, baik dari keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Jangan sampai mereka merasa diabaikan hingga mencari pengakuan dari kelompok yang salah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Baca Juga :  Gelar Workshop, Parosil Ajak HKTI Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi

Politisi partai Gerindra ini menegaskan agar kepolisian bekerja cepat dan profesional dalam menangani kasus ini. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang

“Kami percaya kepolisian akan bergerak cepat dan profesional dalam menangani kasus ini. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali di masa depan,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

Kolaborasi Pemkab Mesuji dan Polres Mesuji Tangani ODGJ di Kecamatan Rawajitu Utara
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kolaborasi Pemkab Mesuji dan Polres Mesuji Tangani ODGJ di Kecamatan Rawajitu Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Berita Terbaru