PMII Bandar Lampung Gelar MUSPIMCAB: Mengokohkan Kaderisasi di Era Adaptasi

Sabtu, 1 Februari 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Dinamik.id) – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab).

Acara yang mengusung tema “PMII Bandar Lampung Back to Basic, Adaptif, Kolaboratif”, itu dihelat di kantor PW GP Ansor Lampung, Jumat (31/1/2025) kemarin.

Ketua Umum PC PMII Bandar Lampung, Dapid Novian Mastur, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh elemen organisasi berada dalam satu garis koordinasi yang jelas.

“Terselenggaranya Muspimcab ini dilakukan supaya melahirkan arah dan gerak PC PMII bersama komisariat dan rayon, agar secara garis koordinasi satu nafas,” ujar ketika diwawancarai.

Baca Juga :  Kasus Ketenagakerjaan di Bandar Lampung Menurun, 20 Kasus Diselesaikan di Disnaker

Dapid menambahkan, kaderisasi merupakan aspek fundamental dalam organisasi mahasiswa. Oleh karena itu, PMII Bandar Lampung ingin memastikan skema kaderisasi di setiap tingkatan tidak hanya berjalan sesuai koridor ideologi organisasi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Muspimcab ini dilakukan supaya skema kaderisasi di setiap tingkatan di bawah naungan PC PMII Bandar Lampung terarah, terutama dalam persoalan ideologi, sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan,” lanjutnya.

Selain membahas strategi kaderisasi, Muspimcab juga menjadi ajang bagi komisariat dan rayon untuk menyampaikan pandangan serta usulan terkait dinamika organisasi di tingkat masing-masing.

Baca Juga :  Ratusan Massa Geruduk Kantor KPU Lampung, Ternyata Ini Alasannya

Dalam forum ini, seluruh keputusan diambil berdasarkan kesepakatan bersama, mencerminkan semangat kolektif yang selama ini menjadi ciri khas PMII.

“Dalam pengambilan keputusan, semuanya dilakukan bersama komisariat dan rayon atas dasar kesepakatan bersama,” tegasnya.

PMII sebagai organisasi pengkaderan, sambung Dapid, tentu menghadapi berbagai tantangan di era digital. Tidak hanya soal mempertahankan nilai-nilai dasar organisasi, tetapi juga bagaimana menghadirkan pola kaderisasi yang tetap relevan bagi generasi mahasiswa saat ini.

Baca Juga :  Dua Mata Anggaran Dicoret, Aderly Sarankan Pemkot Bandar Lampung Tambah Anggaran di Dinas Kesehatan

Adaptasi menjadi kunci agar PMII tetap mampu melahirkan kader-kader yang tak hanya memahami ideologi organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkontribusi di tengah perubahan sosial yang cepat.

Melalui Muspimcab ini, PMII Bandar Lampung berharap dapat menyusun strategi kaderisasi yang lebih terarah dan inovatif.

“Tetapi tetap dengan tetap berpegang pada prinsip back to basic, PMII ingin memastikan bahwa setiap kader memahami esensi perjuangan organisasi, tanpa kehilangan fleksibilitas dalam menghadapi tantangan zaman,” tutupnya.

Berita Terkait

Semangat Bunda Eva Wujudkan Hunian Layak Masyarakat Terbaik I Nasional
Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas
Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS
Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung
Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas
Wali Kota Apresiasi Kunjungan Wapres sebagai Bentuk Perhatian Pemerintah Pusat
Penanganan Banjir Bandar Lampung Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Master Plan
Pentingnya Kolaborasi dalam Menangani Banjir di Kota Bandar Lampung

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Semangat Bunda Eva Wujudkan Hunian Layak Masyarakat Terbaik I Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dewi Mayang Apresiasi Kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Perlindungan Korban Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:15 WIB

Bahas Strategi Penanganan Banjir, Wali Kota Terima Audiensi Forum DAS

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:12 WIB

Wapres Gibran Kunjungi RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:08 WIB

Bunda Eva Serahkan 31 Unit Mobil Operasional Puskesmas

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB