Webinar Kolaborasi Bahas Masa Depan Kondisi Pariwisata Pesisir Lampung

Senin, 17 Februari 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Program Studi Pariwisata ITERA, Program Studi Perjalanan Wisata POLINELA, dan Program Studi Pariwisata IIB Darma Jaya menggelar webinar kolaborasi dengan tema “Masa Depan Kondisi Pariwisata Pesisir Lampung di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan” pada sabtu, 15 Februari 2025. Webinar ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan pariwisata melalui ide-ide berdasarkan keahlian masing-masing narasumber.

Wabinar ini menghadirkan tiga narasumber yang membahas berbagai aspek dalam pengembangan pariwisata di Pesisir Lampung, yakni Surya Tri Esthi W H, S.T, M.PWK, membahas konstelasi keruangan di Lampung Selatan dan Pesawaran, Meyliana Astriyantika, S.Hut., M.Si. menyoroti kondisi pendidikan vokasional untuk penguatan SDM pariwisata di daerah tersebut, dan Dr. Anggalia Wibasuri, M.M. mengulas aspek bisnis dan promosi destinasi di Lamsel dan Pesawaran.

Selama proses diaskusi berlangsung, terdapat beberapa poin penting dalam konteks melihat peluang dan tantangan masa depan pariwisata di pesisir Lampung. Topik lain yang menjadi fokus pembicaraan adalah dibutuhkannya growth engine yang baru di Lampung Selatan ataupun pesawaran agar dapat menyerap tenaga kerja di level pendidikan tinggi.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lampung Selatan Berpotensi jadi Tourism Hub Baru di Lampung

Dalam paparanya, Surya Tri Esthi W H, S.T, M.PWK menjelaskan bahwa Pesawaran dan Lampung Selatan memiliki potens yang besar dalam sektor wisata, namun masih menghadapi sejumlah tantangan.

“Antara lain struktur administrasi vertikal yang menghambat koordinasi antar pemerintah dan instansi terkait, serta kondisi geografi yang berbukit yang menyulitkan pembangunan infrastruktur pariwisata,” ujarnya.

Baca Juga :  KNPI - ITERA Kolaborasi Petakan Daerah Rawan Banjir di Bandar Lampung

Selain itu, ekonomi daerah yang kompleks mempersulit pemberian stimulasi yang cukup untuk sektor ini. Kurangnya infrastruktur strategis juga menjadi hambatan dalam menarik wisatawan, dan pengelolaan sumber daya alam harus dijaga agar tidak merusak lingkungan alam yang menjadi daya tarik utama.

Oleh karena itu, perencanaan dan kebijakan matang sangat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata Pesawaran secara berkelanjutan.

Namun, Surya menilai Lampung Selatan lebih memiliki keunggulan sebagai pusat pertumbuhan wisata, hal itu karena akses langsung ke jalur transportasi utama dan pelabuhan.

“Pembentukan tourism hub di daerah ini sangat strategis untuk menghubungkan destinasi wisata utama seperti pantai-pantai indah dan objek wisata alam, yang akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat melalui lapangan pekerjaan dan peluang usaha baru,” ungkapnya.

Dengan pengembangan kawasan wisata terpadu yang terorganisir dengan baik, Lampung Selatan dapat menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia, dan kebijakan yang mendukung investasi jangka panjang serta keberlanjutan lingkungan sangat penting untuk mewujudkan visi ini.

“Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci sukses untuk memastikan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” lanjutnya.

Invesatasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Profesional di Bidang Pariwisata

Dalam diskusi, salah satu isu yang mencuat dari penanya adalah terkait eksklusivitas pengelolaan destinasi wisata yang kerap membatasi peran masyarakat lokal. Namun, disisi lain, ada tuntutan akan penyediaan lapangan pekerjaan profesional di sektor pariwisata.

Baca Juga :  UIN RIL dan ITERA Perkuat Kolaborasi Saintek, Riset Halal, dan Kesehatan Mental

Meyliana Astriyantika, S.Hut., M.Si. berpendapat bahwa meskipun Community-Based Tourism (CBT) dapat membuka peluang, tantangan terbesar adalah memastikan kesejahteraan tenaga kerja dengan upah yang layak, karena banyak destinasi yang belum siap memberikan kompensasi sesuai dengan standar.

“Peran investor sangat penting dalam menyerap tenaga kerja pariwisata, dengan menetapkan pendapatan yang sesuai dengan UMP,” ujarnya.

Meyliana juga menekankan bahwa bagi lulusan diploma, peluang untuk berkontribusi pada sektor pariwisata Lampung dapat diperoleh melalui wirausaha, seperti membuka paket wisata atau menjadi tour leader. Hal ini akan mendorong perkembangan sektor pariwisata daerah.

Namun, investasi yang masuk harus disertai dengan kebijakan yang jelas dan pengawasan yang ketat agar pembangunan pariwisata tidak mengesampingkan masyarakat lokal, melainkan meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Langkah ini juga sejalan dengan tujuan untuk menciptakan growth engine baru, yang dapat membuat wisatawan lebih lama tinggal di Lampung Selatan dan Pesawaran, sehingga memperkuat ekonomi lokal dan memperluas lapangan pekerjaan di sektor pariwisata,” kata Meyliana

Strategi Promosi Destinasi Wisata Pesisir

Dr. Anggalia Wibasuri, M.M. menekankan pentingnya pemasaran dalam membangun branding destinasi yang efektif. Pemasaran digital menjadi kunci untuk memperkenalkan keindahan dan daya tarik pantai di Lampung Selatan dan Pesawaran. Pemasaran digital memudahkan wisatawan mengakses informasi mengenai rute, acara, fasilitas, dan berbagai detail lainnya.

Baca Juga :  Sekda Syamsudin Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Kelas D Pratama di RJU

“Dengan memanfaatkan platform digital, destinasi wisata ini bisa lebih dikenal luas, membuka peluang untuk menarik lebih banyak pengunjung,” ujarnya.

Dr. Angga juga menyarankan penerapan strategi pemasaran dengan konsep Viral Marketing yang melibatkan kekuatan influencer, untuk menciptakan pola Word of Mouth yang lebih luas melalui media sosial.

“Pendekatan ini dapat memberikan dampak besar dalam menarik perhatian wisatawan dan membangun kesadaran tentang potensi pariwisata di Lampung Selatan dan Pesawaran,” imbuhnya

Seiring dengan itu, investasi di kawasan pesisir Provinsi Lampung sangat penting untuk mendukung pengembangan infrastruktur yang memadai, memperkuat sektor pariwisata, serta meningkatkan daya tarik kawasan pesisir sebagai destinasi wisata unggulan.

Melalui kolorasi webinar ini, dapat dipahami bahwa, Investasi di pesisir Lampung Selatan sangat penting untuk mengoptimalkan potensi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan pariwisata baru di Provinsi Lampung.

Dengan pengembangan infrastruktur yang memadai dan pembentukan tourism hub, Lampung Selatan memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan yang dapat menghubungkan berbagai destinasi utama dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Investasi besar juga akan berkontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, serta mendorong sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Selain itu, penerapan strategi pemasaran digital dan viral marketing dapat memperkuat branding destinasi, menarik lebih banyak wisatawan, dan meningkatkan daya tarik kawasan pesisir Lampung Selatan sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan berkualitas. (Amd)

Berita Terkait

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum
Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura
Digitalisasi “Pepesan Kosong” Di RSUD Ryacudu Kotabumi
Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata
Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi
KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:11 WIB

Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum

Kamis, 16 April 2026 - 18:13 WIB

Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura

Rabu, 15 April 2026 - 12:40 WIB

Digitalisasi “Pepesan Kosong” Di RSUD Ryacudu Kotabumi

Senin, 13 April 2026 - 18:46 WIB

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 April 2026 - 15:30 WIB

Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata

Berita Terbaru

Pringsewu

Dilepas Bupati Pringsewu, SKIn Gelar Fun Camping Ride

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:11 WIB

Olahraga

Atlet Pencak Silat Lampung Utara Boyong 17 Medali

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:27 WIB

Tulangbawang Barat

Tubaba Gelar Kejurprov LRC 2026, Dorong Prestasi dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:38 WIB