Oknum Kemenag Lamteng Diduga Tipu Gelap Kawan Dekat Modus Dana Talangan Haji

Jumat, 23 Mei 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Oknum Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) inisial AF diduga melakukan tipu gelap uang sebesar Rp250 juta dengan modus dana talangan haji.

Celakanya, ia menggunakan uang korban dengan iming-iming bagi hasil untuk kegiatan di Kemenag Lamteng. Namun sampai waktu yang dijanjikan oknum AF justru tak memenuhi apa yang dijanjikan.

Persoalan ini telah ditindaklanjuti oleh Polres Bandar Lampung dan oknum AF telah ditahan..

Korban berinisial RM, Jumat (23/5/2025) mengungkapkan kronologi kejadian, dirinya dihubungi oleh AF yang saat itu ingin menggunakan uang sebesar Rp250 juta selama satu bulan untuk kepentingan bisnis.

AF beralasan uang itu untuk kepentingan pekerjaannya yang membutuhkan dana talangan. Menurutnya, AF saat itu mengatakan dana tersebut digunakan tidak lama hanya untuk menalangi dana pelunasan calon jamaah haji di Lamteng.

Korban mengungkapkan AF mengiming-imingi akan membagi hasil dari dana talangan itu sebesar Rp30 juta selama satu bulan. “Karena dia teman dekat dari sekolah, dan kedua orang tua kami berkawan, maka saya percaya dan ingin menolong AF. Ia berjanji akan mengembalikan pada awal Maret, tapi sampai akhir Maret AF justru menghindar” ungkapnya.

Baca Juga :  Pengacara Tegaskan Fitnah Tudingan Notaris Jual Tanah, Siap Ambil Langkah Hukum

Sampai akhirnya, lanjut korban, ia mencari dan menemukannya di salah satu tempat di daerah Metro. Akan tetapi, tidak ada itikad baik dari AF, bahkan justru terkesan pasang badan hingga akhirnya korban terpaksa membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Baca Juga :  Ditresnarkoba Polda Lampung, ungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis Shabu

“Karena tidak ada itikad baik, kami bawa AF ke kantor polisi. AF tetap wanprestasi dan pasang badan, maka dengan sangat terpaksa kami melaporkannya ke polisi,” ungkap RM.

Korban berharap Kepala Kemenag Lamteng dapat mengingatkan dan bahkan menindak tegas apabila terlapor tidak juga ber itikad baik.

Sayangnya saat dikonfirmasi melalui pesan dan penggilan WhatsApp, Jumat, Kepala Kemenag Lampung Tengah Maryan Hasan belum memberikan jawaban ihwal kasus yang menimpa bawahannya.

Berita Terkait

PTPN I Regional 7 Apresiasi Polda Lampung dan Kodam XXI/RI Tindak Tambang Emas Ilegal
Bhabinkamtibmas Polsek Mesuji Berbagi Sembako ke Warga Binaan
PERMAHI Lampung Wacanakan Lagi Dukungan Polri di Bawah Kementerian
Jasad Mengapung di Aliran Sungai Gadingrejo Ternyata Mbah Kaliman
Sat Lantas Polres Mesuji Berbagi Sembako ke Warga Simpang Pematang
Kawal Pemilu dan Demokrasi Uji Pasal Ambang Batas Parlemen ke MK
Awal Penerapan KUHP dan KUHAP Baru, Advokat Persadin NTB Diambil Sumpahnya
Kejati Lampung Serius Ungkap Korupsi SPAM Pesawaran, Giliran Anggota DPR RI Zulkifli Anwar Diperiksa

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:29 WIB

PTPN I Regional 7 Apresiasi Polda Lampung dan Kodam XXI/RI Tindak Tambang Emas Ilegal

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:24 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Mesuji Berbagi Sembako ke Warga Binaan

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:59 WIB

PERMAHI Lampung Wacanakan Lagi Dukungan Polri di Bawah Kementerian

Senin, 2 Februari 2026 - 12:13 WIB

Jasad Mengapung di Aliran Sungai Gadingrejo Ternyata Mbah Kaliman

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:42 WIB

Sat Lantas Polres Mesuji Berbagi Sembako ke Warga Simpang Pematang

Berita Terbaru

Berita

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:17 WIB