Pansus DPRD Lampung Kompak Begadang Rampungkan Pembahasan RPJMD

Rabu, 9 Juli 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Lampung kompak begadang untuk menuntaskan pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Masa kerja Pansus akan berakhir Jumat besok, tepat 40 hari sebelum tenggat enam bulan penyampaian dokumen tersebut ke pemerintah pusat.

“Kami sudah beberapa hari ini begadang, siap lembur. Energi yang terkuras tidak biasa,” ujar Ketua Pansus RPJMD, Budi Yuhanda, dalam konferensi pers, Rabu sore (9/8/2025).

Ia menegaskan Pansus bekerja maraton untuk memastikan seluruh masukan, sinkronisasi kebijakan, serta aspirasi masyarakat terakomodasi dalam dokumen RPJMD.

Budi mengatakan, timnya telah menyelesaikan rapat bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan tenaga ahli.

“Kami juga menerima masukan dari berbagai pihak, mendalami substansi, dan memastikan RPJMD ini tidak hanya administratif, tetapi benar-benar menjawab tantangan pembangunan daerah,” kata politisi dari Partai NasDem itu.

Baca Juga :  Ketua DPRD Prov. Lampung Hadiri Dharmasanti Tri Suci Waisak 2566/2022

Pansus menegaskan bahwa visi RPJMD telah disepakati: “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.” Visi ini diklaim telah selaras dengan RPJMD dan agenda pembangunan nasional.

Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan tiga misi pembangunan.

Pertama, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.

Kedua, memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

Ketiga, meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

Untuk menopang ketiga misi tersebut, disusun tujuh program unggulan. Awalnya terdapat lima program dalam draft awal RPJMD, namun dua program baru ditambahkan hasil dari pembahasan lanjutan.

Lima program awal antara lain:

Baca Juga :  Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir

1. Dukungan terhadap makan bergizi gratis program ini diselaraskan dengan RPJMD sebagai upaya mengentaskan stunting.
2. Optimalisasi potensi ekonomi desa melalui penguatan BUMDes dan koperasi.
3. Lampung sebagai lumbung pangan nasional inisiatif yang sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah.
4. Inisiasi lumbung energi terbarukan.
5. Stabilisasi harga pangan dan penyediaan produk lokal di pasar tradisional.

Dua program tambahan adalah:
6. Kemantapan jalan provinsi dan dukungan untuk jalan desa. Program ini ditujukan agar Lampung mencapai target 85,7 persen jalan dalam kondisi mantap pada 2026, dan di atas 90 persen pada 2030.
7. Peningkatan akses dan mutu pendidikan. Program ini menjadi perhatian utama Gubernur, mencerminkan komitmen terhadap kualitas pendidikan, termasuk kebijakan penghapusan seragam yang mahal.

Baca Juga :  Pansus LHP BPK DPRD Lampung Soroti Gagal Bayar dan Tindak Lanjut Rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh program yang diusulkan bukan sekadar janji, tetapi bisa diimplementasikan dan berdampak langsung pada masyarakat. Karena itu, aspek pendanaan dan indikator kinerja juga kami perjelas dalam dokumen akhir,” ujar Budi Yuhanda.

Pansus juga menyusun arah kebijakan sektoral untuk masing-masing OPD. Dokumen resmi lengkap akan disampaikan saat laporan RPJMD dalam Rapat Paripurna DPRD.

Salah satu arah kebijakan menyoroti pentingnya pembangunan lingkungan yang berkelanjutan, kebijakan pertanian, hingga mitigasi bencana seperti banjir dan kekeringan.

Budi menegaskan, Pansus menegaskan bahwa program yang tidak masuk dalam tujuh prioritas bukan berarti diabaikan.

“Yang tidak tercantum bukan berarti tidak dikerjakan. Semua tetap dijalankan sesuai kebutuhan dan prioritas sektoral,” pungkasnya. (AMD)

Berita Terkait

Lesty Desak Masterplan Banjir Jadi Prioritas, Jangan Lagi Saling Lempar Tanggung Jawab
DPC PKB Lampung Utara Resmi Dilantik, Fatikhatul Khoiriyah Nahkodai Kepengurusan 2026–2031
Seismik 18 Ribu Titik Diburu, DPRD Yakin Potensi Migas Jadi Game Changer Lampung
DPRD Bandar Lampung Minta Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Perencanaan dan Daya Tampung Sekolah
Semarak Nobar Final Piala Dunia 2026 di Ponpes Al Hikmah, Chusnunia Dukung Spanyol
Targetkan 15 Kursi DPRD, Golkar Lampung Tengah Mulai Panaskan Mesin
Fraksi PKB Soroti Realisasi APBD Lampung 2025, Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
DPRD Lampung Apresiasi Gerakan Ayah Antar Anak, Ingatkan Jangan Sekadar Seremonial

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:54 WIB

Lesty Desak Masterplan Banjir Jadi Prioritas, Jangan Lagi Saling Lempar Tanggung Jawab

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:52 WIB

DPC PKB Lampung Utara Resmi Dilantik, Fatikhatul Khoiriyah Nahkodai Kepengurusan 2026–2031

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:27 WIB

Seismik 18 Ribu Titik Diburu, DPRD Yakin Potensi Migas Jadi Game Changer Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPRD Bandar Lampung Minta Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Perencanaan dan Daya Tampung Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 05:13 WIB

Semarak Nobar Final Piala Dunia 2026 di Ponpes Al Hikmah, Chusnunia Dukung Spanyol

Berita Terbaru

Provinsi

SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:59 WIB