Ketua Komisi IV Asroni Paslah Minta Pemkot Sikapi 8 Desa Ingin Bergabung Bandar Lampung

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, (Dinamik.id) – DPC Partai Gerindra Kota Bandar Lampung mendesak DPRD dan Pemerintah Kota bergerak cepat menyikapi delapan desa di Kecamatan Jati Agung yang ingin bergabung ke wilayah Kota Bandar Lampung.

Ketua DPC Gerindra Bandar Lampung, Asroni Paslah, meminta DPRD segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna membahas perubahan dan penyesuaian batas wilayah dengan Kabupaten Lampung Selatan. Ia juga menegaskan Pemkot tidak boleh tinggal diam dan harus membentuk waktu perubahan batas daerah sebagai mitra kerja legislatif.

Baca Juga :  Heti Friskatati Ajak Warga Terapkan Pancasila Tanpa Saling Menggurui

“Pemkot tidak boleh menunggu terlalu lama. Harus segera membentuk tim agar proses ini sinkron dan tidak menimbulkan kekosongan kebijakan,” tegas Asroni, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, tim di tingkat Pemkot berperan penting menyiapkan aspek teknis dan administratif, mulai dari kajian wilayah, pelayanan publik, administrasi kependudukan, pertanahan, hingga dampak fiskal pasca penggabungan.

Baca Juga :  Yuhadi Tegaskan Pentingnya Pembentukan Karakter Berlandaskan Pancasila

Asroni tekanan, pembentukan Pansus DPRD dan tim Pemkot harus berjalan sejajar agar posisi Bandar Lampung kuat dalam proses yang difasilitasi Pemprov Lampung dan Kemendagri.

“Ini bukan sekedar menambah luas wilayah. Ini soal kesiapan pelayanan, kepastian hukum warga, dan arah pembangunan jangka panjang,” ujarnya.

Ia menegaskan aspirasi delapan desa tersebut harus dijawab dengan langkah konkret, bukan sekadar wacana. Perubahan batas wilayah ini juga dinilai sebagai strategi untuk mendukung pengembangan kawasan Kota Baru dan memperkuat posisi Bandar Lampung sebagai pusat pertumbuhan di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  RDP Komisi III Diwarnai Adu Satire, Dishub Tegaskan Tetap Fokus Tingkatkan PAD

“Kalau masyarakat sudah menyatakan sikap, negara wajib hadir. Jangan sampai Bandar Lampung tertinggal dalam proses yang menentukan masa depannya sendiri,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

DPRD Bandar Lampung Minta Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Perencanaan dan Daya Tampung Sekolah
Kuota Dipertanyakan, DPRD Bandar Lampung Desak Transparansi SPMB
DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD
DPRD Kota Bongkar Polemik Sekolah Siger: Hibah Ratusan Juta, Izin Belum Tuntas, Aset Disorot
Asroni: Verifikasi SMA Siger Jangan Jadi Ajang Legitimasi
Ada 48 RT di Pesawahan Diduga Jabatan ‘Hantu’, DPRD Desak Pemilihan Ulang
Romi Husin Minta Semua Hiburan Malam Tutup saat Ramadhan
DPRD Prihatin, Ratusan Petugas Kebersihan Bandar Lampung Menunggu Haknya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPRD Bandar Lampung Minta Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Perencanaan dan Daya Tampung Sekolah

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:31 WIB

Kuota Dipertanyakan, DPRD Bandar Lampung Desak Transparansi SPMB

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:10 WIB

DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:40 WIB

DPRD Kota Bongkar Polemik Sekolah Siger: Hibah Ratusan Juta, Izin Belum Tuntas, Aset Disorot

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28 WIB

Asroni: Verifikasi SMA Siger Jangan Jadi Ajang Legitimasi

Berita Terbaru