Ketua Komisi II DPRD Lampung Tegaskan MBG Harus Berdampak pada Petani

Selasa, 21 April 2026 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menegaskan pihaknya akan mengawasi ketat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah, khususnya petani lokal.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Basuki setelah rapat dengar pendapat (RDP) bersama Satgas MBG dan Koordinator Wilayah MBG Lampung di ruang rapat Komisi DPRD Lampung, Senin, 20 April 2026.

Menurutnya, program MBG yang digulirkan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) membawa potensi besar sebagai insentif fiskal bagi daerah, meski aliran anggaran tidak melalui organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga :  HUT RI Ke-78, Veri Agusli : Ini Momentum Generasi Muda Jaga Persatuan NKRI

“Ini luar biasa. Kita melihat ini sebagai insentif fiskal di tengah efisiensi birokrasi. Ada gelontoran anggaran dari APBN ke BGN yang diterjemahkan ke masing-masing dapur. Di Lampung sendiri diperkirakan ada 1.120 SPPG, dengan perputaran anggaran sekitar Rp1,1 triliun per bulan,” ujarnya saat diwawancara.

Politisi muda PKB ini menegaskan, besarnya anggaran tersebut harus mampu ditangkap sebagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Lebih lanjut, saat ini Komisi II DPRD Lampung tengah mendalami secara rinci jumlah dapur MBG serta potensi anggaran yang masuk ke daerah, agar dapat dirancang strategi optimalisasi dampaknya.

Baca Juga :  DPRD Lampung Terima Audiensi Dengan Kominte Olahraga Nasional (KONI) Lampung

“Kami sedang menghitung berapa jumlah dapur dan berapa nilai anggaran yang benar-benar masuk ke Lampung. Dari situ kita ingin create nilai tambah untuk petani kita,” jelasnya.

Ahmad Basuki menyebut sekitar 70 persen anggaran MBG dialokasikan untuk pengadaan bahan baku makanan seperti beras, susu, daging, telur, dan komoditas lainnya.

Dengan struktur ekonomi Lampung yang didominasi sektor pertanian, ia menilai efek berganda (multiplier effect) program ini seharusnya bisa lebih besar dibanding daerah lain.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Lampung Minta Tindak Tegas Pelaku Penembakan Polisi di Way Kanan

“Kalau kita bandingkan secara apple to apple, Lampung ini mayoritas petani. Jadi ketika ada anggaran besar masuk, ini harusnya bisa dioper dan dikolaborasikan agar kesejahteraan petani meningkat,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar pengadaan bahan baku MBG tidak bergantung pada produk luar daerah atau industri besar, karena dinilai bertentangan dengan semangat program.

“Kita semaksimal mungkin jangan pakai produk dari luar daerah. Sangat disayangkan kalau anggaran besar ini justru lari ke produk pabrikan. Harusnya ini berpihak ke petani lokal,” pungkasnya. (Amd)

Penulis : Mufid

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Cegah Air Lindi Cemari Sungai, Rizaldi Adrian Tekankan Pembenahan TPA Bakung
Narkoba Terus Berulang, Yanuar Irawan Desak Evaluasi Penanganan Narkoba, Hak Pendidikan Anak Harus Dilindungi
HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan
Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Cegah Air Lindi Cemari Sungai, Rizaldi Adrian Tekankan Pembenahan TPA Bakung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Narkoba Terus Berulang, Yanuar Irawan Desak Evaluasi Penanganan Narkoba, Hak Pendidikan Anak Harus Dilindungi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:20 WIB

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB