HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M Syukron Muchtar, menyoroti lonjakan kasus HIV di Lampung, khususnya di Pringsewu, dengan menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap platform digital yang dinilai turut mempermudah terbentuknya perilaku berisiko di tengah masyarakat.

Ia menilai perkembangan teknologi digital dinilai turut membuka akses yang lebih luas terhadap praktik seksualitas bebas, sehingga perlu langkah serius dari pemerintah pusat dan kementerian terkait untuk mengevaluasi aplikasi-aplikasi yang berpotensi mempermudah perilaku seksual.

“Kalau memang ada aplikasi yang memfasilitasi praktik-praktik negatif itu, sebaiknya direkomendasikan untuk dibatasi atau dihentikan peredarannya di Indonesia,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Baca Juga :  Nasdem Tugaskan Naldi Rinara Sebagai Wakil Ketua DPRD Lampung 2024-2029

Disisi lain, Syukron mengingatkan bahwa penyebaran HIV tidak hanya dikaitkan dengan praktik seksualitas tidak sehat dan perilaku gonta-ganti pasangan. Tetapi juga dapat terjadi melalui kontak darah, termasuk penggunaan jarum suntik yang tidak steril.

“Ini menjadi alarm bagi kita semua. Masyarakat harus menjadi benteng bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Kita harus menjaga generasi muda dari perilaku yang berisiko,” imbuh Legislator dari Dapil III yang meliputi Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, dan Kota Metro ini.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Sambut Kunjungan Perdana Wapres Gibran di Bumi Ruwa Jurai

Politis muda PKS itu juga mengingatkan agar masyarakat tidak membenci orang yang terjangkit HIV/AIDS. Menurutnya, yang harus dilawan adalah perilaku buruk yang menjadi penyebab penyebaran penyakit tersebut, bukan manusianya.

“Mereka tetap warga bangsa yang harus dilindungi. Pemerintah wajib hadir melalui pendampingan, tes gratis, dan layanan kesehatan yang baik bagi penderita HIV,” tegasnya.

Selain itu, Syukron menilai pemerintah daerah perlu mencari akar persoalan meningkatnya kasus HIV, apakah dipicu gaya hidup, faktor ekonomi, atau minimnya aktivitas positif bagi anak muda.

Baca Juga :  Pansus DPRD Lampung Kompak Begadang Rampungkan Pembahasan RPJMD

Ia pun mendorong dinas terkait untuk memperbanyak kegiatan kepemudaan, olahraga, dan program peningkatan ekonomi masyarakat agar generasi muda lebih fokus pada aktivitas produktif.

“Anak-anak muda harus disibukkan dengan kegiatan positif dan masyarakat juga perlu diperkuat secara ekonomi. Dengan begitu, ruang munculnya perilaku negatif bisa ditekan,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan
Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO
Komisi I DPRD Lampung segera Agendakan RDP dengan Kapolda
Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Langkah Cepat Pemerintah
Ketua DPRD Lampung Sambut Kunjungan Perdana Wapres Gibran di Bumi Ruwa Jurai

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB

DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan

Berita Terbaru