Jenazah Mahasiswa ITERA Terseret Ombak Berhasil Ditemukan

Sabtu, 8 Juli 2023 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id)  –  Jenazah mahasiswa ITERA yang terseret ombak berhasil ditemukan di perairan Pugungtampak, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Sabtu (8/7/2023). Orangtuanya bersama Rektor ITERA masih di lokasi.

Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi jenazah ke balai pengobatan terdekat, Puskesmas Pugungtampak. “Tadi, pukul 07.40 WIB, jenazah ditemukannya sekitar 3 km dari lokasi tenggelam,” kata Mizwar Efendi, warga setempat, kepada Helo Indonesia Lampung, pukul 08.45 WIB.

Baca Juga :  Pemutihan Pajak, Ketua Fraksi Demokrat Hanifal : "Akan Sangat Membantu Pemerintah"

Koordinator Pos SAR Tanggamus Roby Rusliansyah mengatakan, sekitar Pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan mulai pencarian.

Sekitar Pukul 07.45 WIB Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 5°’1’0,81″S – 103°44’54.61″E di sekitar pantai Kerbang Dalam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat dengan jarak ± 3 NM dari LKP.

Herry, mahasiswa angkatan 2019, yang terseret arus laut, di Pantai Pekon Kerbang Dalam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Rabu, 5 Juli 2023, sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT

Herry Isai Pangihutan Tobing adalah salah satu mahasiswa ITERA,asal Tangerang, Banten, yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pekon Kerbang Dalam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Kronologi, musibah yang dialami Herry Isai Pangihutan Tobing, berawal saat Herry bersama dua teman mahasiswa KKN ITERA bermain bola bersama anak-anak pekon setempat, di pinggiran pantai Kerbang Dalam.

Baca Juga :  Unila Gelar Seminar Pengabdian Masyarakat 2023

Setelah bermain bola, ketiga mahasiswa membersihkan badan, di pinggiran pantai. Namun tiba-tiba ada ombak besar datang, dan Herry terseret ombak. Kedua teman sempat berupaya menolong, akan tetapi tidak dapat dijangkau. (Red)

Berita Terkait

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas Budaya Kerja ASN
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Kamis, 10 September 2026 - 12:40 WIB

Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi

Selasa, 8 September 2026 - 17:45 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker

Senin, 7 September 2026 - 23:22 WIB

14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas Budaya Kerja ASN

Berita Terbaru