Gubernur Arinal Buka Seminar Ilmiah Dan Kongres XXVII Perhimpunan Fitopatologi Indonesia

Jumat, 28 Juli 2023 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Seminar Ilmiah dan Kongres XXVII Perhimpunan Fitopatologi Indonesia bertemakan Modern Plant Pathology for Sustainable Agriculture, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Kamis (27/7/2023) kemarin.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal menjelaskan Provinsi Lampung memiliki berbagai macam komoditas baik perkebunan, pangan, dan hortikultura yang memberikan kontribusi besar bagi Indonesia. Diantaranya tebu, lada, kakao, sawit, pisang, nanas, singkong, jagung, dan padi, dimana semua komoditi tersebut masuk di lima besar nasional.
“Pengelolaan komoditas-komoditas ini perlu ditingkatkan agar kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan meningkat. Selain kuantitas dan kualitas produk, harga komoditas pertanian harus dijaga stabilitasnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Bersama Gubernur dan Forkopimda Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI Ikuti PMI RUN 4 Humanity HUT Ke-80 PMI Tahun 2025

Untuk mencapai tujuan tersebut, jelas Gubernur Arinal, maka semua pihak harus bersama-sama melakukan kerja sama. Seperti kerja sama antara peneliti (akademisi, balai penelitian), praktisi (perusahaan), dan pemangku kebijakan (pemerintah) harus saling terjalin, harus saling diskusi sehingga terwujud sinergitas.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Arinal menilai bahwa Forum Seminar Ilmiah dan Kongres ke-27 PFI ini merupakan salah satu respons positif dalam menjawab tantangan khususnya dalam bidang penyakit tumbuhan dan pertanian pada umumnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Serap Aspirasi Masyarakat Bangun Rejo

“Berbagai pihak tentunya yang harus kita libatkan mulai dari akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kebijakan yang berkumpul pada acara seminar ini pastinya mempunyai ide dan pemikiran yang progresif untuk pertanian di Indonesia,” ujarnya.

Gubernur berharap seminar ini akan mendapatkan hasil terkait bagaimana caranya produksi pertanian meningkat, bagaimana caranya mengatasi hama dan penyakit yang menyerang, serta bagaimana agar harga produk pertanian stabil dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Gustin Surya Jaya Rades Fasilitasi dan Mentor UMKM Gendis Ayu untuk Kesejahteraan Perempuan di Tubaba

Gubernur Arinal berharap kegiatan ini bisa memberikan kontribusi nyata untuk menyelesaikan permasalahan pertanian dan petani yang ada di Indonesia khususnya Provinsi Lampung, sehingga akan terwujud Petani Lampung Berjaya.

Acara Seminar Ilmiah dan Kongres XXVII Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) turut dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Standardisasi Instrumen Perkebunan Syafaruddin, Wakil Rektor Unila Suripto Dwi Yuwono, dan Ketua PFI Joko Prasetyo.(Naz)

Berita Terkait

Waspada Campak! 24 Kasus Suspek Ditemukan di Pringsewu, Dua Sudah Positif
Pemkab Lamsel Komitmen Jaga Sinergitas dengan PWI Lampung
Sat Reskrim Polres Mesuji Lakukan Saber, Awasi Keamanan Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H
Perkuat Konektivitas, Wagub Lampung Kawal Pembangunan Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Waykanan
Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis
492 SMA–SMK di Lampung Gelar Pesantren Kilat, Thomas Amirico: Gerakan Bangun Karakter Siswa
Pangdam XXI/Raden Inten Resmikan Jembatan Gantung Garuda Tahap II di Pringsewu
Kapolres Mesuji Berikan Santunan kepada 30 Anak Yatim di Acara Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Bersama

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:45 WIB

Waspada Campak! 24 Kasus Suspek Ditemukan di Pringsewu, Dua Sudah Positif

Jumat, 13 Maret 2026 - 04:26 WIB

Pemkab Lamsel Komitmen Jaga Sinergitas dengan PWI Lampung

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:47 WIB

Sat Reskrim Polres Mesuji Lakukan Saber, Awasi Keamanan Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:27 WIB

Perkuat Konektivitas, Wagub Lampung Kawal Pembangunan Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Waykanan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:11 WIB

Pemkab Tubaba Evaluasi Kinerja TP2TB Usai Temuan BPK soal Penanganan Tuberkulosis

Berita Terbaru