UIN Raden Intan Lampung Akan Terapkan Kurikulum OBE Mulai Tahun Akademik 2024/2025

Jumat, 17 November 2023 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) akan menerapkan kurikulum Outcome Based Education (OBE) mulai ajaran 2024/2025.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Ketua LPM Bambang Irfani MPd PhD dalam Sosialisasi Hasil Kurikulum Komponen Universitas dan Fakultas yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Ruang Teater Lt.2 Gedung Academic & Research Center UIN, Jumat (17/11/2023).

“Kita harapkan kurikulum OBE akan mulai digunakan di tahun akademik 2024/2025 untuk menunjang akreditasi nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Agenda dalam sosialisasi tersebut merupakan kelanjutan dari Forum Group Discussion (FGD) Peninjauan Kurikulum Komponen Universitas dan Fakultas yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Adapun agendanya adalah penyampaian hasil FGD berikut mendiskusikannya kembali.

Berkaitan dengan kebutuhan akreditasi internasional yang mengacu pada penerapan Kurikulum OBE, sosialisasi tersebut juga mendiskusikan terjemahan visi dan misi UIN RIL ke dalam kurikulum dan memastikan struktur kurikulum universitas serta fakultas.

Baca Juga :  Rektor dan Jajaran Pantau Langsung Persiapan Festival Kebangsaan

Bambang Irfani menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi guidance bagi prodi-prodi yang sudah melakukan Workshop OBE dan harus melanjutkannya dengan penyusunan dokumen kurikulum OBE. Penyusunan dokumen kurikulum OBE prodi masih terkendala dengan komponen mata kuliah universitas dan fakultas.

“Beberapa prodi terbentur dengan komponen mata kuliah penciri universitas dan fakultas yang belum seragam baik nama mata kuliah, jumlah mata kuliah, dan bobot SKS, maka sosialisasi ini menjadi kebutuhan real,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, diperlukan update kurikulum dalam rangka menunjang pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Maka, harapan kami prodi-prodi yang belum melaksanakan workshop kurikulum OBE agar bisa melaksanakan di awal tahun depan sehingga sinkronisasi kurikulum dapat dilakukan juga,” tuturnya.

Baca Juga :  PERMAHI Lampung Soroti Potensi Penyalahgunaan Asas Dominus Litis dalam RUU KUHAP

Hasil kurikulum komponen universitas dan fakultas dipaparkan oleh Prof Syafrimen MEd PhD selaku Kepala Pusat Pendampingan dan Pengembangan Mutu Mahasiswa dan Dr Asriani MH selaku Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum.

Prof Syafrimen menjelaskan, mata kuliah penciri universitas merupakan gabungan dari Mata Kuliah Wajib Nasional, dan menggambarkan ciri khas UIN Raden Intan Lampung yaitu mengembangkan ilmu-ilmu keislaman integratif multidisipliner berwawasan lingkungan tahun 2035.

Disebutkan bahwa Integrasi Sains dalam Islam, serta Islam dan Lingkungan Hidup merupakan dua dari delapan mata kuliah penciri UIN Raden Intan Lampung.

Sedangkan mata kuliah penciri fakultas yaitu terjemahan sepenuhnya dari visi dan misi fakultas masing-masing.

Baca Juga :  Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia

Kegiatan berlangsung dengan paparan dan diskusi yang dihadiri Ketua Senat, unsur dekan dan wakil dekan, ketua prodi, sekretaris prodi, gugus penjaminan mutu, dan internal expert.

Mata kuliah penciri universitas dan fakultas ini sudah didiskusikan secara mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek, serta telah dikritisi oleh eksternal ekspert (Dr Hj Meinarni Susilowati MEd dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) dan internal ekspert (Prof Dr H Agus Pahrudin MPd, Prof Dr H Ruhban Maskur MPd, Dr Jamal Fakhri MAg, Listiyani Siti Romlah MPd).

Dr Asriani mengatakan, usai kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan pedoman akademik berikut sosialisasinya. “Semoga tahapan ini berjalan dengan lancar dan tahun akademik 2024 sudah akan diberlakukan,” tandasnya. (Naz)

Berita Terkait

Polinela Gelar SIPTEKTERA 2026, Dorong Hilirisasi Riset Terapan dan Transformasi Digital untuk Akselerasi SDGs
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031
Kelas Logika Kalirejo Book Party dan SMP Xaverius Kalirejo: Mengasah Nalar Kritis Pelajar
UTB Lampung Jalin Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Pesisir Barat
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy Pada Guru-Guru
Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Polinela Gelar SIPTEKTERA 2026, Dorong Hilirisasi Riset Terapan dan Transformasi Digital untuk Akselerasi SDGs

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Kelas Logika Kalirejo Book Party dan SMP Xaverius Kalirejo: Mengasah Nalar Kritis Pelajar

Berita Terbaru