PW GP Ansor Lampung Tuntut Polda Lampung Segera Ungkap Kasus Pembunuhan Kader Fatayat

Selasa, 19 November 2024 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung mendesak Polda Lampung segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan Rias Nur Aini, kader Fatayat NU Lampung Timur.

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Ketua PW GP Ansor Lampung, Hadi Budi Yunanto, didampingi seluruh Ketua PC GP Ansor se-Provinsi Lampung serta Ketua LBH Ansor Provinsi Lampung. Sikap tegas tersebut diutarakan dalam sesi akhir Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I GP Ansor Lampung yang berlangsung di Aula Universitas Ma’arif Lampung.

Baca Juga :  Tahapan Coklit Serentak Pilkada 2024, Bawaslu Mesuji Dirikan Posko Pengaduan Hak Pilih di Setiap Tingkatan

Budi menjelaskan, desakan ini muncul setelah laporan Abbas Rifa’i, Sekretaris PC GP Ansor Lampung Timur (Lamtim), yang mengungkap bahwa kasus pembunuhan kader Fatayat NU di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, belum menemui titik terang meski telah berjalan sekitar empat bulan.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan penuturan Abbas, pihaknya (PC GP Ansor Lamtim) dan LBH Ansor sudah beberapa kali berkoordinasi dengan Polres Lampung Timur, namun mereka hanya diminta untuk terus menunggu,” ujar Haye, sapaan akrab Budi Hadi Yunanto.

Baca Juga :  Pemkot Bakal Permudah Izin Investor yang Mau Berinvestasi di Bandar Lampung

Merespons hal tersebut, Haye menyatakan bahwa seluruh pengurus GP Ansor se-Provinsi Lampung sepakat menyatakan sikap tegas. Mereka meminta Polda Lampung turun tangan dan, jika diperlukan, mengambil alih penanganan kasus ini dari Polres Lampung Timur.

“Meminta kepada Polda Lampung untuk segera menuntaskan kasus pembunuhan kader Fatayat tersebut secepat-cepatnya. Selain itu meminta kepada Polda Lampung untuk segera turun tangan Ke Lamtim bahkan jika dirasa perlu mengambil alih Penanganan Proses Perkara Tersebut jika dipandang Polres Lamtim keberatan atau tidak mampu ungkap,” tegasnya.

Baca Juga :  Warga Pesisir Harap Iqbal Bawa Konsep Mandiri Membangun Pesisir Kota

Selain itu, PW GP Ansor Lampung juga meminta Kompolnas untuk mengawasi penyelesaian kasus pembunuhan ini hingga tuntas. (Amd)

Berita Terkait

Diserang OTK, Ketua PWI Way Kanan Laporkan Pelaku ke Polisi
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT
DPRD Kawal Proyek PSEL 2028, TPA Bakung Ditargetkan Bertransformasi Jadi Energi Listrik
Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur
Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta
Bandar Lampung Waspada HIV: 333 Kasus Baru Ditemukan dalam Setahun
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII
Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:26 WIB

Diserang OTK, Ketua PWI Way Kanan Laporkan Pelaku ke Polisi

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:08 WIB

KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:13 WIB

DPRD Kawal Proyek PSEL 2028, TPA Bakung Ditargetkan Bertransformasi Jadi Energi Listrik

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:22 WIB

Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:57 WIB

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta

Berita Terbaru