PWI Lampung Gelar Diskusi Publik, Bahas Energi dan Investasi untuk Masa Depan

Kamis, 5 Desember 2024 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung menggelar diskusi publik bertajuk “Energi dan Investasi: Seimbangkah?” yang berlangsung di Hotel Horison Bandar Lampung pada Kamis (5/12/2024).

Acara ini bertujuan untuk membahas tantangan dan peluang terkait ketersediaan energi serta pengaruhnya terhadap investasi di Lampung.

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menjelaskan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan dukungan dari berbagai mitra.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tema diskusi ini diangkat setelah PWI berdiskusi dengan PT PLN mengenai beban puncak listrik di Lampung yang sering kali menghadapi kendala, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi krisis energi.

Baca Juga :  Pemkot Bakal Unggulkan Wisata Kuliner di Bandar Lampung

“Kami pernah merasakan kondisi ketika energi listrik tidak tersedia. Kami tidak ingin hal tersebut terulang. Harapannya, masyarakat dapat terus menikmati energi yang memadai, apalagi dengan terus berkembangnya investasi di Lampung,” ujar Wirahadikusumah.

Ia juga menyoroti pertumbuhan sektor investasi di Lampung, termasuk pembangunan hotel-hotel baru. Menurutnya, ketersediaan energi listrik yang memadai sangat penting untuk menarik minat para investor.

Baca Juga :  Wali Kota Eva Dwiana Jamin Stok Beras Bandar Lampung Aman hingga Lebaran 2024

“Jangan sampai para investor kecewa karena ketidaksediaan energi listrik,” tambahnya.

Diskusi ini turut mengundang berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah daerah, pihak keamanan, dan sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Lampung (Unila), Universitas Teknokrat Indonesia, Institut Teknologi Sumatera (Itera), dan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.

Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pengembangan energi terbarukan di Lampung.

Perwakilan dari Unila, misalnya, memaparkan potensi biogas dan tenaga angin sebagai alternatif energi hijau yang dapat meningkatkan pasokan listrik di wilayah tersebut.

Baca Juga :  PCNU Bandar Lampung Tolak Keras Rencana Muktamar Luar Biasa NU di Cirebon

Solusi ini diharapkan dapat mendukung realisasi investasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Diskusi ini juga menggarisbawahi pentingnya pengamanan objek vital dan infrastruktur energi.

“Kami berharap hasil dari diskusi ini dapat memberikan solusi nyata atas kekhawatiran terkait krisis energi di Lampung, sekaligus memperkuat daya tarik investasi di masa depan,” tandas Wirahadikusumah.

Acara ini mendapat sambutan positif dari para peserta, yang berharap Lampung dapat terus meningkatkan ketersediaan energi listrik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah.(pin)

Berita Terkait

Peduli Sesama, PPM Bandar Lampung Tebar 500 Takjil
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur
Bandar Lampung Waspada HIV: 333 Kasus Baru Ditemukan dalam Setahun
TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia
KOMPASS–IKMAPAL Bentuk Panitia Kajian Lingkungan Hidup dan SDM Papua
Galang Donasi Bencana Sumatra, Kodam XXI/Radin Inten Gelar Pentas Seni Budaya
PMII Kota Bandar Lampung Resmi Dilantik Pada Kepengurusan Baru Periode 2025–2026 

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:22 WIB

Peduli Sesama, PPM Bandar Lampung Tebar 500 Takjil

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:45 WIB

Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:22 WIB

Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:15 WIB

Bandar Lampung Waspada HIV: 333 Kasus Baru Ditemukan dalam Setahun

Senin, 19 Januari 2026 - 20:50 WIB

TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

Berita Terbaru