KLASIKA Gelar Kuliah Ramadan, Angkat Tema “Indonesia Gelap?”

Selasa, 11 Maret 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Kelompok Studi Kader (KLASIKA) kembali menggelar program rutin tahunan, Kuliah Ramadan (KURMA) dalam beberapa sesi di Rumah Ideologi KLASIKA. Chapter I dilaksanakan pada Senin, 10 maret 2025.

Kurma tahun ini Mengangkat tema “Indonesia Gelap?”, kegiatan ini membahas fenomena keresahan publik terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang semakin kompleks, terinspirasi dari viralnya tagar #IndonesiaGelap.

Direktur KLASIKA, Ahmad Mufid, menjelaskan bahwa istilah “gelap” dalam tema ini mencerminkan berbagai bentuk krisis yang dialami masyarakat Indonesia, mulai dari ketidakpercayaan terhadap pemerintah akibat kasus korupsi dan pelanggaran HAM, hingga ketidakstabilan ekonomi serta ketimpangan sosial yang semakin melebar.

“Fenomena ini bukan sekadar tren digital, tetapi merupakan ekspresi nyata dari keresahan masyarakat terhadap kondisi yang mereka hadapi. Pertanyaannya, apakah ‘kegelapan’ ini benar-benar berasal dari situasi Indonesia yang semakin kompleks, atau justru dari kita sendiri yang mulai kehilangan daya kritis dalam menyikapi realitas?” ujar Mufid dalam sambutannya.

Untuk memperdalam pembahasan, KURMA Chapter I menghadirkan dua narasumber, yakni Ahmad Basuki (Anggota DPRD Provinsi Lampung) dan Deddy Indra Prayoga (Pengurus PB PMII).

Keduanya membawakan subtema “Indonesia Gelap?: Medan Kreativitas Manusia Modern”, yang menyoroti peran kreativitas sebagai alat bagi individu, aktivis, dan politisi dalam menghadapi tantangan sosial.

Dalam pemaparannya, Ahmad Basuki menyoroti peran KLASIKA sebagai ruang intelektual yang penting di tengah keterbatasan pendidikan kritis di Indonesia.

Baca Juga :  HUT ke-343, Pemkot Bandar Lampung Teguhkan Komitmen Bangun Kota Gemilang

“KLASIKA adalah tempat mengasah intelektualitas dan menyemai kesadaran kritis. Di tengah kegagalan pendidikan konvensional dalam membentuk pemikiran transformatif, tempat seperti ini menjadi aset penting bagi Lampung,” katanya.

Menurutnya, pendidikan kritis seperti yang diterapkan di KLASIKA adalah bagian dari “lilin-lilin kecil yang menyibak kegelapan”, memberikan harapan dalam dunia intelektual yang semakin sempit.

Sementara itu, Deddy Indra Prayoga menekankan bahwa fenomena #IndonesiaGelap adalah refleksi dari kegelisahan masyarakat atas berbagai gejolak yang terjadi.

Ia mengajak peserta untuk mengidentifikasi bentuk kegelapan dari aspek politik, ekonomi, dan sosial-budaya, serta mencari solusi dengan mengedepankan kreativitas.

Baca Juga :  PWI Lampung Gelar Diskusi Publik, Bahas Energi dan Investasi untuk Masa Depan

“Kegelapan ini bisa jadi bukan hal baru, tetapi terjadi dengan bentuk dan intensitas yang berbeda. Kita perlu meresponsnya secara ideal, baik sebagai intelektual, pemuka agama, aktivis, maupun politisi, agar demokrasi dan kesejahteraan sosial tidak semakin terhambat,” jelasnya.

Deddy juga menekankan, kreativitas tidak hanya berkaitan dengan seni atau inovasi teknologi, tetapi juga melibatkan pola pikir kritis, strategi gerakan sosial, serta metode komunikasi yang mampu menggugah kesadaran publik.

“Kreativitas harus mencakup kebaruan, inovasi, serta gagasan atau ide yang mampu menjawab tantangan zaman. Kita butuh kreativitas kolektif-kolaboratif yang berdialektika agar mampu bertahan, beradaptasi, dan menciptakan perubahan,” pungkasnya (Amd)

Berita Terkait

Peduli Sesama, PPM Bandar Lampung Tebar 500 Takjil
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur
Bandar Lampung Waspada HIV: 333 Kasus Baru Ditemukan dalam Setahun
TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia
KOMPASS–IKMAPAL Bentuk Panitia Kajian Lingkungan Hidup dan SDM Papua
Galang Donasi Bencana Sumatra, Kodam XXI/Radin Inten Gelar Pentas Seni Budaya
PMII Kota Bandar Lampung Resmi Dilantik Pada Kepengurusan Baru Periode 2025–2026 

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:22 WIB

Peduli Sesama, PPM Bandar Lampung Tebar 500 Takjil

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:45 WIB

Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:22 WIB

Motor Honda Beat Milik Wartawan Pemprov Lampung Raib di Area Kantor Gubernur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:15 WIB

Bandar Lampung Waspada HIV: 333 Kasus Baru Ditemukan dalam Setahun

Senin, 19 Januari 2026 - 20:50 WIB

TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

Berita Terbaru

Olahraga

Persija Optimistis Curi Tiga Poin dari Lampung

Sabtu, 4 Apr 2026 - 16:24 WIB