Metro, (Dinamik.id) — Lomba Mural 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun Paroki Hati Kudus Yesus Metro ke-89 berlangsung meriah dengan diikuti sebanyak 27 tim dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 9 Mei 2026 tersebut menghadirkan peserta dari kalangan komunitas umum, pelajar, hingga kelompok seniman.
Mengusung tema “Cinta Kehidupan dan Lingkungan Hidup”, kegiatan ini menjadi ruang bagi para peserta untuk mengekspresikan gagasan mereka melalui karya mural di ruang publik. Berbagai visual yang dihadirkan peserta menampilkan pesan tentang hubungan manusia dengan alam, kepedulian lingkungan, kehidupan sosial, hingga harapan terhadap masa depan yang lebih baik.
Pelaksanaan lomba dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Para peserta mulai melakukan persiapan, membuat sketsa, serta menata perlengkapan mural di area yang telah ditentukan panitia. Proses pengerjaan mural dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, namun sejumlah peserta masih melanjutkan penyelesaian detail karya hingga sore hari.
Selama kegiatan berlangsung, area perlombaan dipenuhi suasana kerja kreatif. Para peserta terlihat bekerja secara berkelompok untuk menyelesaikan mural sesuai konsep yang telah disiapkan sebelumnya. Beberapa tim menggunakan pendekatan visual realistis, sementara lainnya memilih gaya dekoratif, ilustratif, hingga eksperimental.
Kegiatan ini juga menarik perhatian masyarakat yang datang untuk melihat langsung proses pengerjaan mural. Pengunjung tampak berkeliling dari satu dinding ke dinding lainnya untuk mengamati perkembangan karya para peserta sejak tahap awal hingga penyelesaian akhir.
Dalam proses penilaian, panitia menghadirkan dua juri, yakni Ikbal dan Evit, yang menilai karya peserta berdasarkan beberapa aspek, seperti kesesuaian tema, kreativitas visual, teknik pengerjaan, komposisi warna, serta kekuatan pesan yang disampaikan melalui mural.
Setelah seluruh proses penjurian selesai dilakukan, panitia mengumumkan para pemenang lomba mural 2026. Pada kategori utama, juara 1 diraih oleh tim Ponokawan dari Lampung Timur dengan nomor dinding 20. Karya tersebut dinilai mampu mengolah tema lingkungan hidup dengan visual yang kuat dan penyampaian pesan yang jelas.
Juara 2 diraih Meteora Art dari Bandar Lampung dengan nomor dinding 18, sedangkan juara 3 diraih Mural Lampung Tengah dari Lampung Tengah dengan nomor dinding 19.
Selain kategori utama, panitia juga memberikan apresiasi dalam kategori anak dan pelajar. Harapan 1 diberikan kepada Enko Gallery dari Bandar Lampung dengan nomor dinding 23. Harapan 2 diraih Irianto Gallery dari Metro dengan nomor dinding 25, dan harapan 3 diberikan kepada RDTM.Std dari Lampung Tengah dengan nomor dinding 21.
Para juara memperoleh sertifikat dan uang tunai sesuai ketentuan yang telah diumumkan sebelumnya. Sementara itu, nominasi terbaik kategori anak dan pelajar mendapatkan piala dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat dan proses kreatif peserta muda.
Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya diposisikan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai ruang bertemu antar komunitas seni, pelajar, dan masyarakat umum. Melalui mural, peserta diajak untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai kehidupan dan lingkungan dengan cara yang lebih terbuka dan komunikatif.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan aktivitas seni di ruang publik agar lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran berbagai tim dari latar belakang yang berbeda menunjukkan bahwa mural masih menjadi media ekspresi yang diminati dan terus berkembang di berbagai daerah.
Panitia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, relawan, pendukung kegiatan, dan masyarakat yang telah hadir selama pelaksanaan lomba berlangsung. Menurut panitia, antusiasme peserta dan pengunjung menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kegiatan yang hidup dan terbuka.
Di akhir kegiatan, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan lomba terdapat kekurangan maupun kekhilafan, baik dalam pelayanan, teknis kegiatan, maupun komunikasi kepada peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berkarya, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh melalui medium seni mural. Selain menjadi ruang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antar komunitas seni dan masyarakat di Kota Metro maupun daerah lainnya di Provinsi Lampung.










