Dinkes Tubaba Masifkan Upaya Pencegahan DBD ke Masyarakat

Rabu, 26 Oktober 2022 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id)–
Guna mencegah Penyakit Demam Berdarah (DBD), memasuki musim penghujan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung melakukan berbagai program dan memberikan himbauan pada masyarakat tentang ancaman penyakit DBD.

Demikian disampaikan Kepala Dinkes Tubaba, melalui penanggung jawab program DBD, Rizal, Rabu (26/10/2022).

Menurut Rizal, sebagai langkah pencegahan sejak dini untuk ancaman penyakit DBD, pihaknya telah membuat beberapa program dan himbau kepada masyarakat, Puskesmas di seluruh wilayah Tulangbawang Barat

Baca Juga :  Alumni IKAPTK Provinsi Lampung, Gelar Silaturahmi Akbar dan Halal Bihalal 1445 Hijriyah

“Kita telah membentuk Kader satu rumah satu Jumantik (I R 1J) di setiap Tiyuh (Desa). Membentuk tim gerak cepat penanganan DBD. Melakukan kerjasama dengan rumah sakit dan RS swasta, bahwa setiap ada kasus DBD wajib diinfokan ke puskesmas atau Dinkes setiap pasien masuk dan diagnosa DBD.

“Selain itu, Dinkes juga melakukan penyelidikan Epidemiologi (PE) setiap ada kasus DBD oleh Puskesmas dan segera melaporkan hasil PE ke Dinkes, puskesmas dan Tiyuh,” jelasnya.

Baca Juga :  Bunda Eva Bagikan Paket Sembako ke Petugas Kebersihan Bandar Lampung

Selain itu, lanjut dia, pihaknya melakukan fogging fokus jika ditemukan positif ada jentik atau ditemukan kasus di wilayah tersebut. Selanjutnya jika tidak ditemukan jentik nyamuk di wilayah tersebut maka dilakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3 M plus.

“Kita juga melakukan Abatenisasi di setiap ada kasus DBD dengan pembagian bubuk abate.Dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat agar warga sadar akan ada ancaman penyakit DBD pada musim penghujan,” tuturnya.

Baca Juga :  Herliyanti Resmi di Lantik Menjadi PLT Kadis Koperindag Tubaba

Rizal menambahkan Dinkes juga telah memberi himbauan kepada masyarakat seperti, selalu menjaga kebersihan rumah, lingkungan agar tidak ada tempat perindukan nyamuk berkembang biak.

“Kita himbau kepada masyarakat agar dapat melakukan gotong royong bersama kader Jumantik minimal satu pekan sekali, memodifikasi lingkungan secara kimia dan biologi dan melakukan gaya hidup sehat serta selalu berfikir positif,” imbuhnya. (SID)

Berita Terkait

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD
Hanya 8 dari 25 Anggota Hadir Paripurna, P3MN Soroti DPRD Pesisir Barat
DPRD Lampung Desak Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Rabu, 9 September 2026 - 20:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Rabu, 9 September 2026 - 20:20 WIB

Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 21:36 WIB

Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terbaru