Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Lakukan Operasi Pasar

Rabu, 1 Maret 2023 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) – Tingginya harga beras dan kebutuhan pokok lainnya membuat Pemerintah kabupaten Tulangbawang Barat, terus melakukan Operasi ke Pasar tradisional yang ada di wilayah setempat.

“Kita hari ini bekerja sama dengan Bulog melakukan operasi pasar di wilayah Kecamatan Gunung Agung, dan Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi,”ungkap, Suwardi, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Tubaba. Rabu (01/03/2023).

Lanjut dia, Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi pasar yang dilaksanakan di 9 kecamatan di Kabupaten Tubaba. Operasi pasar ini diadakan guna pengendalian dan menjaga stabilitas harga dengan cara menjual kebutuhan pokok murah ke masyarakat.

Baca Juga :  Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2023 Provinsi Lampung

Selain itu, Pemerintah juga ingin membantu masyarakat dengan menjual kebutuhan pokok murah. Ini jelas menguntungkan masyarakat di tengah harga beras di pasaran yang sedang naik atau tinggi.

“Kita dari Pemkab Tubaba melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bertujuan untuk stabilisasi. TPID yang bekerjasama dengan Bulog hari ini membawa sepuluh ton beras dengan harapan bisa menekan lajunya inflasi dan pengendalian dari beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama komoditas beras,” ujarnya

Baca Juga :  Bunda Eva Ajak Masyarakat Nobar Timnas Indonesia di Tugu Adipura

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik Untung Budiono, mengatakan bahwa, kegiatan ini TPID Kabupaten Tubaba bekerjasama dengan Bulog melakukan operasi pasar guna pengendalian stabilisasi harga bahan pokok pangan, serta menyediakan tiga bahan pokok pangan.

“Bahan pokok pangan yang kita bawa yaitu beras 10 ton dengan kemasan 5 kilogram, harga 44 ribu per karung-nya. Tepung terigu 300 kilogram dengan harga 12 ribu lima ratus per kilogram-nya, kemudian beras putih 300 kilogram dengan harga perkilo-nya 12 ribu lima ratus,” terangnya

Baca Juga :  Pemprov Lampung Minta Masyarakat Sampaikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026

Melalui kegiatan ini Untung menambahkan, kita harapkan secara bertahap dapat menekan harga kebutuhan pokok agar tidak mengalami kenaikan yang bisa memicu terjadi inflasi di Kabupaten Tubaba.

“Sampai dengan sekarang ini, inflasi di Kabupaten Tubaba masih terkendali, dan harga kebutuhan pokok masih terjangkau di tingkat masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK
Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan
Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Mesuji Bagikan Sembako
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari-Sukoharjo IV Senilai Rp10 Miliar
CV Salim Jaya Konstruksi Jadi Rekanan Tetap Dinas PUPR Pringsewu Walau Kerap Mendapat Temuan BPK
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polres Mesuji Bagikan Sembako

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari-Sukoharjo IV Senilai Rp10 Miliar

Berita Terbaru

Pringsewu

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:21 WIB

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB