Baznas Tubaba Gelar Sosialisasi Pembentukan Tiyuh Zakat

Rabu, 10 Mei 2023 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, menggelar sosialisasi Pembentukan Tiyuh Zakat, pada Rabu (10/5/2023).

Kegiatan yang berlangsung di Tiyuh Margodadi kecamatan Tumijajar tersebut diikuti oleh, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kementerian Agama (Kemenag) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh (DPMT) Kabupaten Tubaba.

Ketua Baznas Tubaba, H .Purwanto mengatakan, Kampung Zakat merupakan gerakan yang dicanangkan oleh Lembaga Badan Amil Zakat Nasional.

“Oleh karena nya Baznas Tubaba berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah dan Kemenag untuk pengentasan kemiskinan melalui zakat produktif yang mana masyarakat yang berada di dalam Kampung Zakat terpilih nantinya akan diberikan bantuan zakat produktif yang diharapkan dapat memaksimalkan potensi dibidang pendidikan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, maupun UMKM,”ungkapnya

Baca Juga :  Walikota Hadiri Launching Maskot Pilkada Bandar Lampung 2024

Menurutnya, Program Kampung Zakat dikeluarkan sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengangkat ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia.

“Ini merupakan program sinergi antara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan Baznas dan lembaga pengelola zakat lainnya,”kata Purwanto.

Baca Juga :  Wagub Kukuhkan Paskibraka Provinsi Lampung Tahun 2022

Dirinya juga memaparkan, untuk proses tahapan pengembangan Kampung Zakat di antaranya, proses perintisan dan penumbuhan, penguatan kapasitas dan pendampingan Kampung Zakat, kemandirian Kampung Zakat, organisasi Kampung Zakat, legalitas program Kampung Zakat, dan pembinaan, monitoring serta evaluasi.

Tujuan utama utama kampung zakat adalah, Pembentukan unit pengumpul zakat tingkat masjid dan musholla agar dapat menghimpun dana Zakat, infak dan sedekah. Menurunkan angka stunting. Meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan cara Zakat produktif berupa pelatihan dan bantuan hewan ternak secara bergulir. Meningkatkan minat belajar dan fasilitas belajar dengan tujuan menurunkan angka buta huruf.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas

“Output dari program ini diantaranya, terwujudnya masyarakat yang berakhlakul karimah, pelaksanaan ibadah ritual, tidak adanya unsur riba dan gharar dalam transaksi jual beli, komoditas yang dihasilkan halal dan thayyib. Selain itu, terwujudnya kelembagaan masyarakat yang tangguh dan mandiri dari aspek legalitas lembaga, tertib administrasi, kemampuan membiayai operasional, membayar zakat, infak dan sedekah,”imbuhnya.

Berita Terkait

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:34 WIB

KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB