Budaya Lampung Diambang Kepunahan, Bustami: Pemda Harus Paham Kebudayaan

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (dinamik.id) – Budaya Lampung kini berada dalam status rentan kepunahan, bukan sekadar isapan jempol belaka. Keprihatinan atas nasib Bahasa Lampung juga diakui oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, E. Aminuddin Azis pada tahun 2022 yang menyatakan hasil kajian mengindikasikan ancaman kepunahan bahasa Lampung.

Desi Ari Prasanti, selaku Kepala Kantor bahasa Provinsi Lampung pada saat helat rakor revitalisasi bahasa daerah, juga tak menyangkal potensi bahaya yang mengintai Bahasa Lampung yang kini berada diujung tanduk.

Menanggapi hal itu, Senator Lampung, Bustami Zainuddin, menyadari bahwa peran Pemda sangatlah krusial dalam upaya pelestarian budaya Lampung. Dia menekankan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota di Lampung harus benar-benar memahami kebudayaan sehingga dapat mengambil langkah-langkah nyata dengan melahirkan aturan yang mendukung kelangsungan budaya Lampung.

Baca Juga :  Sosialisasi IPWK, Ali Imron: Persatuan dan Kesatuan agar Terpelihara

“Kita harus benar-benar memahami kebudayaan Lampung dan menerapkan kebijakan yang dapat membantu pembudidayaan bahasa Lampung,” tegas Bustami Zainuddin pada saat menjadi narasumber di acara diskusi 27-an UKM-BS Unila yang digelar di Gedung Graha Kemahasiswaan Unila, Kamis, (27/7).

Dijelaskannya, saat masih menjabat sebagai Bupati Way Kanan, ia telah menerapkan aturan di Kabupaten Way Kanan yang mewajibkan warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan bahasa Lampung dan pakaian adat Lampung selama 3 hari dalam seminggu.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung Fraksi Demokrat Inginkan Massa Aksi Masuk Berdialog

Selain itu, dia juga menggalakkan penggunaan nama-nama usaha yang mencerminkan identitas suku Lampung oleh para pelaku usaha di Kabupaten Way Kanan.

“Waktu itu Saya efektif. Pokoknya kalau tidak ada unsur Lampung, saya paling kesal. Tetapi kalau ada pelaku usaha yang mengajukan izin dengan menggunakan nama yang mengandung bahasa Lampung, Langsung Saya setujui, semisal salon muli sikop,” ujar mantan Bupati Way Kanan itu.

Tidak hanya itu, dirinya juga menganggap budaya seangkonan sebagai jurus jitu untuk memberdayakan kebudayaan Lampung. Ia menyadari bahwa di Lampung terdapat banyak suku berbeda, termasuk orang Jawa dan Bali, dengan persentase penduduk pribumi bersuku Lampung hanya sebanyak 13 persen.

Baca Juga :  DPRD Bandar Lampung Paripurnakan Raperda APBD Perubahan 2022

Oleh karena itu, melalui upacara seangkonan, orang dari berbagai suku bisa diangkat menjadi orang Lampung dan diberi gelar kehormatan Lampung.
Ia pun menyayangkan banyak pejabat Lampung yang tidak andil memberdayakan kebudayaan Lampung.
Apalagi, dirinya menemukan pejabat daerah yang memiliki darah asli Lampung, malah senang menggunakan blankon ketimbang memperkenalkan pakaian yang berbau adat Lampung.

“Lampung itu ada pantun juga, tapi kenapa yang jauh diperkenalkan malah pantun Betawi. Yang cakep, cakep. Itu kan Betawi bukan Lampung,” tutupnya. (Naz)

Berita Terkait

Narkoba Terus Berulang, Yanuar Irawan Desak Evaluasi Penanganan Narkoba, Hak Pendidikan Anak Harus Dilindungi
HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan
Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Narkoba Terus Berulang, Yanuar Irawan Desak Evaluasi Penanganan Narkoba, Hak Pendidikan Anak Harus Dilindungi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:20 WIB

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Kilas Nusantara

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:44 WIB

Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi

Dinamika Terkini

Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK

Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:16 WIB