UIN Raden Intan Tingkatkan Mutu dan Kompetensi Dosen

Senin, 16 Oktober 2023 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) selenggarakan Workshop Pengembangan Mutu dan Kompetensi dalam Pembelajaran Menuju Dosen yang Berkualitas dan Inovatif.

“Kegiatan ini penting untuk diadakan, karena salah satu komponen utama dari sebuah perguruan tinggi adalah dosen yang merupakan ujung tombak keberhasilan dari pencapaian tujuan pendidikan dan kualitas mutu instansi,” ungkap Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof Dr H Alamsyah MAg dalam sambutannya sekaligus membuka acara, di Ruang Teater Lt.2, Senin (16/10/2023).

Baca Juga :  DPW Persadin Lampung Gandeng UTB Gelar PKPA Perdana

Workshop yang akan berlangsung pada 16-21 Oktober 2023, diikuti 150 dosen UIN Raden Intan Lampung. Jumlah tersebut terbagi menjadi 5 angkatan sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan dengan tema materi Active Learning Strategies. Angkatan 1 pada Senin-Selasa, Angkatan 2 dan 3 pada Rabu-Kamis, Angkatan 4 dan 5 pada Jumat-Sabtu.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof Alamsyah menegaskan, para dosen harus mempunyai komitmen dalam mencerdaskan mahasiswa dengan kompetensi yang dimiliki. Yang meliputi kompetensi ilmu, kompetensi terkait teknologi, dan kompetensi psikologi dalam menghadapi peserta didiknya.

“Maka, saya menaruh harapan besar kepada Bapak/Ibu dosen-dosen muda, agar memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu, membangun tekad dan komitmen menjadi seorang yang profesional, serta menjaga moralitas,” ujarnya.

Baca Juga :  Ismet Roni dan Hanan A Razaq Masuk Bursa Cabup Tuba

Dia juga mengajak para dosen dalam mendukung tiga program utama pimpinan yakni, internasionalisasi, digitalisasi, dan kemandirian. Sebagai dosen yang hidup di era teknologi, multikultural, serta multireligius, sambungnya, dosen juga harus merespon dan mengikuti perkembangan ilmu pendidikan yang bergerak sangat cepat.

Sementara Ketua LPM UIN RIL Bambang Irfani MPd PhD dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membekali para dosen agar dapat menguasai teknik-teknik pembelajaran dan menumbuhkembangkan partisipasi mahasiswa di dalam kelas.

Baca Juga :  Resmi, Pengurus PWI Dapat Beasiswa 70% Kuliah di IIB Darmajaya

“Ini adalah kegiatan pertama dalam rangka meningkatkan mutu dan kompetensi dosen dari serangkaian kegiatan yang kita programkan. Kegiatan selanjutnya nanti fokus pada bidang evaluasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, dan artikel jurnal,” ungkap Bambang.

Adapun narasumber yang dihadirkan yakni Prof Dr H Rohmad MPd, Prof Dr H Fauzi MAg, Prof Dr H Suwito MAg, dan Dr Hj Sumiarti MAg dari UIN Saizu Purwokerto. (Naz)

Berita Terkait

Safari Daud Kembali Diamanahkan, Ini Daftar Pejabat yang Baru Dilantik Rektor UIN RIL
Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan
BEM FH UBL Desak Tangkap Aktor dan Beking Tambang Emas Ilegal Waykanan, Cek Juga di Pesawaran!
INFO MUDIK: ADSP Bakauheni Berlakukan Diskon Single Tarif pada 23-29 Maret
Masyarakat Berhak Menggugat: Pemerintah Disebut Gagal Melindungi Warga dari Bencana Banjir
Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT
Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:53 WIB

Safari Daud Kembali Diamanahkan, Ini Daftar Pejabat yang Baru Dilantik Rektor UIN RIL

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:42 WIB

Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:08 WIB

BEM FH UBL Desak Tangkap Aktor dan Beking Tambang Emas Ilegal Waykanan, Cek Juga di Pesawaran!

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:57 WIB

INFO MUDIK: ADSP Bakauheni Berlakukan Diskon Single Tarif pada 23-29 Maret

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:05 WIB

Masyarakat Berhak Menggugat: Pemerintah Disebut Gagal Melindungi Warga dari Bencana Banjir

Berita Terbaru