Politik Uang Diduga Terjadi di Lamsel, Beredar Amplop dan Stiker Caleg DPR dan DPRD Provinsi

Senin, 19 Februari 2024 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Caleg DPR RI dan DPRD Lampung dari Partai PKB diduga melakukan politik uang dengan membagikan amplop berisi Rp40 ribu pecahan Rp20 ribu dua lembar sebelum hari pemungutan suara 14 Februari 2024.

Amplop yang dibagikan disertai dengan stiker dari caleg DPR RI Partai PKB dapil Lampung I Dr H Muhammad Kadafi SH MH, dan Caleg Aliful Ma’rifah (Ketua DPC PKB Lampung Selatan).

Baca Juga :  Reses di Metro, Syukron : Pentingnya Perbaikan Kesejahteraan dan Perlindungan Bagi Guru

Sebaran amplop ditemukan di wilayah kecamatan Candipuro, Lampung Selatan. Pembagian dilakukan saat masa tenang jelang pencoblosan Pemilu 2024, Selasa 13 Februari 2024.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga bernama Ono, mengungkapkan dirinya dan beberapa warga lain mendapatkan amplop berisi uang dan foto caleg DPR tersebut. “Iya, benar ada ‘serangan fajar’ saya salah satunya dapat,” ujar Ono seraya menunjukan amplop disertai stiker caleg, Senin (19/2/2024).

Baca Juga :  Tamri Ingatkan Antisipasi Caleg “Nyolong” Star Kampanye

Ia mengungkapkan amplop yang diterimanya berisi pecahan Rp20 ribu dua lembar. Ia meminta Bawaslu dapat menindaklanjuti temuan dugaan politik uang yang dilakukan dua caleg PKB itu. “Apapun itu kami minta Bawaslu agar bisa menindaklanjuti laporan,” tegasnya.

Baca Juga :  Dianggap Sejalan, PRIMA Nyatakan Dukung RMD dalam Pilgub Lampung

Warga telah datang ke kantor Bawaslu Lampung Selatan Selasa (19/2) sore dengan menyerahkan barang bukti berupa foto dan video.

Di konfirmasi soal tersebut Dr H Muhammad Kadafi, belum merespon. Chat WhatsApp konfirmasi terkirim, dan belum dibalas. Saat ini wartawan terus mencoba menghubungi. (Top)

Berita Terkait

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti
Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir
Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung
Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Munir Turun ke Desa, Maraton Serap Aspirasi Pembangunan Jalan Hingga Beasiswa
DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:57 WIB

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:03 WIB

Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:37 WIB

Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:23 WIB

Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:33 WIB

Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎

Berita Terbaru