Tingkatkan Kunjungan Taman UMKM Sukaraja, Pemkot Bandar Lampung Gandeng Pihak Ketiga

Rabu, 25 September 2024 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)- Pemkot Bandar Lampung mulai melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kunjungan di Taman UMKM Sukaraja.

Dalam hal ini, Pemkot Bandar Lampung sudah berkoordinasi beberapa pihak salah satunya yakni Asosiasi Teavel Agent Indonesia (ASTINDO).

“Hal itu dilakukan guna meningkatkan minat masyarakat maupun wisatawan untuk berkunjung,” ujarnya Kepala Dinas Perindustrian Pemkot Bandar Lampung, Dedeh Ernawati, Rabu (25/9/2024).

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pihak ASTINDO, dibutuhkan juga peran dari pemerintah setempat yang dalam hal ini ialah Dinas Pariwisata Pemkot Bandar Lampung.
“Tentunya kita harus melibatkan Dinas Pariwisata untuk membawa para wisatawan atau mempromosikan juga,” jelasnya.

“Orang harus tahu di sini ada sentra IKM yang di dalamnya ada produksi-produksi seperti keripik, kopi, atau juga ada rumah makan,” terusnya.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Klaim Segera Bayar Insentif RT untuk Januari 2023

Sebelumnya, Taman UMKM Sukaraja Bandar Lampung yang diresmikan tahun 2023 lalu dtinggalkan para pedagangnya.

Kini, Taman UMKM yang sebelumnya merupakan Terminal Sukaraja, Jalan Yos Sudarso, Bandar Lampung itu terpantau sepi.

Dedeh mengatakan, pihaknya bakal mencari industri kecil dan menengah IKM yang benar-benar berkelas untuk mengisi kios-kios di lokasi itu.

“Kita memberdayakan IKM di sekitar untuk mengisi kios ini, untuk mengisinya kita harus benar-benar mencari ywng berkelas,” ujarnya.

“Kita cari IKM yang memang mereka itu tidak hanya sekedar membuka sebulan dua bulan namun untuk seterusnya,” sambungnya.

Baca Juga :  PCNU Bandar Lampung Ajak Kader Muda Pererat Silaturahim

Melihat kondisi pedagang yang hilang dan pergi, kini pihaknya mengaku bakal mengkurasi terlebih dahulu para pedagang ingin mengisi kios.

“Misalnya nanti ada yang ingin menjual keripik, keripik yang seperti apa nih, kita kurasi dulu jagnan asal jual aja,” jelasnya.

“Yang diminati wisatawan itu produk jenis apa aja nih. Begitu pun dengan kopi dan yang lainnya. Harus kita matangkan,” tambahnya.

Menurutnya, Taman UMKM itu harus benar-benar ramai dan menjadi ikon di Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.

“Intinya jangan sampai yang membuka kios di sini hanya sementara, karena ini adalah ikonnya dari Kecamatan Bumi Waras,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Sistem Merit Demi ASN Profesional dan Berkualitas

“Tujuan kami selain menghidupkan IKM di sini, kami juga ingin eks terminal Sukaraja ini menjadi ikon di Bumi Waras,” lanjutnya

Dalam hal ini, ia mengaku pihaknya juga sedang membuka mindset para pedagang agar dari yang kecil akan dibuat untuk menjadi besar.

Menurutnya, kekuatan ekonomi suatu daerah itu sebenarnya ditunjang dari IKM dan UKM yang konsisten dan berkualitas.

“Itu yang harus kita kembangkan sedemikian rupa. Pelaku usaha harus bisa expand untuk bersaing di pasar nasional juga,” ucapnya.

“Dengan begitu, para pelaku usaha yang kita punya bisa mengenalkan ciri khas dari Lampung kepada para wisatawan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pengamat: Aset Negara Sudah Dibeli Melalui Lelang Resmi di BPPN Tak Bisa Dibatalkan
Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten
Rugikan Negara 3,4 Miliar, DJP Serahkan Dua Tersangka Faktur Pajak Fiktif ke Kejari
Kementerian ATR BPN Cabut HGU 85.244,925 Lahan SGC di Lampung
Habiburokhman: Pimpinan DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Adhoc
Komisi Reformasi Bahas Gagasan Polri di Bawah Kementerian
KPK Dalami Dugaan Korupsi Lain Libatkan Bupati Pati Sudewo
TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 14:57 WIB

Pengamat: Aset Negara Sudah Dibeli Melalui Lelang Resmi di BPPN Tak Bisa Dibatalkan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:48 WIB

Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:19 WIB

Rugikan Negara 3,4 Miliar, DJP Serahkan Dua Tersangka Faktur Pajak Fiktif ke Kejari

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:41 WIB

Kementerian ATR BPN Cabut HGU 85.244,925 Lahan SGC di Lampung

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:17 WIB

Habiburokhman: Pimpinan DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Adhoc

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

Akademisi Nilai Pencabutan HGU SGC Turunkan Kepercayaan Investor

Selasa, 27 Jan 2026 - 11:35 WIB