12 Murid SD Alami Keracunan, Pemkot Bandar Lampung Soroti Keamanan Kantin

Rabu, 23 Oktober 2024 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)- Sebanyak 12 siswa di SD Negeri (SDN) 1 Durian Payung alami keracunan makanan pada Selasa (22/10/2024).

Dampaknya, siswa-siswa tersebut dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi jajanan kemasan Latiao merek Yummy Stick yang dibeli di kantin sekolah.

Menanggapi kejadian tersebut, pemerintah Kota Bandar Lampung meminta pihak sekolah menjaga keamanan pangan.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat sementara (Pjs) Walikota Bandar Lampung Budhi Darmawan, menyampaikan keprihatinan mendalam dan memastikan bahwa semua siswa yang terdampak telah menerima perawatan medis yang memadai.

Baca Juga :  30 Anggota DPRD Mesuji Masa Bakti 2024-2029 Ikuti Orientasi

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Para siswa telah ditangani dengan baik oleh rumah sakit, dan kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” kata Budhi kepada awak media saat diwawancari , Rabu (23/10/2024).

Budhi juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap makanan yang dijual di kantin sekolah.

Ia mengingatkan pihak sekolah untuk menjaga keamanan pangan dengan lebih ketat dan memastikan bahwa semua produk yang dijual aman untuk konsumsi anak-anak.

“Kami mengimbau agar kantin di sekolah kita jaga bersama. Pastikan semua makanan yang dijual aman untuk anak-anak. Produk yang diduga menyebabkan keracunan untuk sementara tidak boleh diedarkan sampai hasil penyelidikan dari pihak kepolisian dan BPOM keluar,” ujarnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Calon Walikota Bandar Lampung PDIP Mengerucut ke Iqbal Ardiansyah

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan, juga turut menyarankan para siswa untuk membawa bekal dari rumah selama waktu yang tidak ditentukan.

“Diimbau para siswa agar membawa bekal dari rumah. Karena saat ini banyak jajanan yang kekinian, namun kita harus memastikan bahwa makanan tersebut memenuhi standar kesehatan,” kata Iwan.

Baca Juga :  Masyarakat Lampura Makin Antusias Serbu Warung Barokah H Aprozi Alam

“Diimbau para siswa agar membawa bekal dari rumah. Karena saat ini banyak jajanan yang kekinian, namun kita harus memastikan bahwa makanan tersebut memenuhi standar kesehatan,” kata Iwan.

Ia juga mengingatkan pedagang di kantin agar lebih berhati-hati dan menjual makanan yang higienis dan aman.

Untuk menjaga kesehatan anak-anak, pemerintah kota berencana berkoordinasi dengan BPOM untuk melakukan pengecekan acak di kantin-kantin sekolah.

“Langkah ini diambil untuk menjaga agar lingkungan sekolah tetap sehat dan aman bagi anak-anak kita,” tandasnya.

Berita Terkait

Koalisi STuEB Soroti Minimnya Tindak Lanjut, Dorong Transparansi dan Kesadaran Publik atas Dampak PLTU Batubara
Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum
Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura
Wali Kota Eva Dwiana Turun Langsung Bantu Korban Banjir, Siapkan Solusi Jangka Panjang
Digitalisasi ‘Pepesan Kosong’ di RSUD Ryacudu Kotabumi
Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:39 WIB

Koalisi STuEB Soroti Minimnya Tindak Lanjut, Dorong Transparansi dan Kesadaran Publik atas Dampak PLTU Batubara

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT

Jumat, 17 April 2026 - 12:11 WIB

Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum

Kamis, 16 April 2026 - 18:13 WIB

Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura

Rabu, 15 April 2026 - 19:44 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Turun Langsung Bantu Korban Banjir, Siapkan Solusi Jangka Panjang

Berita Terbaru

Pringsewu

Tak Sekadar Lomba, Anak-anak Pringsewu Hidupkan Kisah Nusantara

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:37 WIB