Komisi II Tanggapi Anjloknya Harga Singkong di Lampung

Rabu, 11 Desember 2024 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki, menyoroti anjloknya harga singkong yang dikeluhkan para petani di Lampung. Sebagai salah satu daerah penghasil singkong terbesar di Indonesia, situasi ini dinilai mengancam kesejahteraan petani dan keberlangsungan sektor pertanian di daerah tersebut.

“Kami sangat memahami kegelisahan petani. Harga singkong yang anjlok ini merupakan persoalan serius yang harus ditangani segera. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk mencari solusi konkret dan efektif,” ujar Ahmad Basuki saat dimintai tanggapan

Dalam pernyataannya, Ketua Komisi II menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi persoalan tersebut

Baca Juga :  Sekubal Besar Hasil dari Produksi UMKM Binaan Pemkot Bandar Lampung

Ketua Komisi II menyebutkan, langkah awal yang akan diambil adalah mendorong kebijakan stabilisasi harga melalui penetapan harga dasar yang adil bagi petani. Selain itu, ia mengusulkan penguatan peran koperasi petani untuk meningkatkan posisi tawar di pasar.

“Kami juga akan mendorong pengembangan industri hilir berbasis singkong, seperti tepung tapioka, bioetanol, dan produk olahan lainnya. Hal ini penting untuk meningkatkan nilai tambah singkong dan mengurangi ketergantungan pada pasar bahan mentah,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Pesawaran Sambangi Danlanal

Ahmad Basuki juga menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur distribusi dan akses pasar. Menurutnya, kemitraan antara petani dan sektor swasta harus diperkuat agar hasil panen terserap dengan baik. Di samping itu, pemanfaatan teknologi dan inovasi perlu didorong untuk meningkatkan efisiensi produksi serta daya saing produk singkong Lampung di pasar nasional dan internasional.

Untuk solusi jangka pendek, pihaknya akan mendorong pemerintah daerah memfasilitasi dialog antara petani dan pengusaha singkong untuk menentukan harga yang lebih berkeadilan. Ia juga mengusulkan agar subsidi pupuk, yang selama ini difokuskan pada tanaman padi dan jagung, dapat dialokasikan bagi petani singkong guna meringankan beban mereka.

Baca Juga :  DPRD Tanggamus Sukses Gelar Paripurna Tiga Agenda

“Kami berharap pemerintah daerah segera bertindak agar masalah ini tidak berlarut-larut. Langkah cepat dan sinergi antara semua pihak diperlukan untuk melindungi kesejahteraan petani,” tegasnya

Pernyataan ini mendapat respons positif dari kelompok petani yang berharap solusi nyata segera diwujudkan. Lampung, sebagai daerah penghasil singkong terbesar di Indonesia, diharapkan tidak hanya mampu memproduksi hasil pertanian secara maksimal tetapi juga menjaga stabilitas harga yang mendukung kesejahteraan petani. (Amd)

Berita Terkait

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital
M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Sabtu, 19 September 2026 - 15:47 WIB

Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Berita Terbaru

Pengunjung di Wisata Agro Wonosari, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur berada di tengah bentang perkebunan teh yang hijau dan udara pegunungan yang sejuk. Wonosari menghadirkan wisata edukasi yang mengajak pengunjung mengenal perjalanan teh dari kebun hingga menjadi minuman siap dinikmati.

Berita

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Senin, 5 Okt 2026 - 20:40 WIB


Jajaran PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Cigar Festival (ICF) 2026 di Bali, Jumat (2/10). PTPN I membawa produk cerutu Indonesia lebih dekat ke pasar global.

Ekonomi dan Kreatif

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:22 WIB