Hina Dunia Pendidikan, PNM Lampung Wajib Klarifikasi Tindakan Tidak Bermoral

Senin, 16 Desember 2024 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Ketua Harian Ikatan Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (IKA FKIP Unila) dan Dewan Pakar Persatuan Guru Independen Indonesia (FGII), Gino Vanollie, mengecam keras kegiatan tidak pantas yang dilakukan oleh Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Lampung.

Dalam video yang viral, sejumlah orang yang diduga para karyawan dan pimpinan PNM terlihat mengenakan seragam Sekolah Menengah Atas (SMA) sambil berjoget mengikuti alunan musik DJ dalam acara akhir tahun di Hotel Grand Mercure Lampung pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Baca Juga :  Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Panjang Senang Dapat Bantuan PSU

Menurut Gino, penggunaan seragam sekolah dalam kegiatan tidak edukatif seperti ini merupakan bentuk penghinaan terhadap dunia pendidikan. Ia menuntut PNM untuk segera memberikan klarifikasi terbuka terkait aktivitas yang dinilai tidak bermoral tersebut.

“PNM harus memberikan klarifikasi secara jujur atas apa yang dilakukan, karena dengan menggunakan seragam SLTA untuk kegiatan seperti ini jelas-jelas tidak pantas dan sebagai bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap dunia pendidikan,” ujar Gino.

Lebih lanjut, Gino mengingatkan bahwa di tengah kompleksitas permasalahan pendidikan saat ini, semua pihak seharusnya bersikap lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menjaga marwah dunia pendidikan.

Baca Juga :  Unila dan Kadin Lampung Jalin Kerja Sama

“Semestinya semua pihak berkepentingan untuk memperkuat moral dan etika dalam pendidikan, bukan malah melakukan tindakan yang kontraproduktif. Kegiatan tidak edukatif seperti ini hanya menjauhkan kita dari tujuan memperbaiki kualitas pendidikan dan membangun karakter anak bangsa. Melenceng jauh dari upaya upaya perbaikan kualitas pendidikan kita,” tegasnya.

Sebagai pemerhati pendidikan, Gino menyatakan tindakan PNM menunjukkan kurangnya empati dan kesadaran akan pentingnya peran lembaga dalam menjaga nilai-nilai moral.

Baca Juga :  Halimah Guru Berprestasi Pulau Tabuan Dipecat dan Dihapus dari Dapodik, Sentimen Apa?

“Saya mengecam apa yang dilakukan oleh PNM, tindakan ini tidak punya empati, cenderung menganggap remeh dan ngasal dalam pembangunan pendidikan,” pungkasnya.

Sebagai informasi bahwa PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) yang disingkat dengan PT. PNM adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) dalam rangka meningkatkan taraf hidup keluarga pra-sejahtera dan mengurangi pengangguran.

Sayangnya, wartawan dinamik.id berupaya mengonfirmasi ihwal ini belum mendapat jawaban dan respon dari PNM Lampung.(Amd)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru