Pemutihan Pajak Kendaraan Disambut Antusias Warga Tubaba

Rabu, 7 Mei 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT, (Dinamik.id) – Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang telah berlangsung selama tujuh hari di Provinsi Lampung dan Kabupaten Tulangbawang Barat khususnya mendapat respons positif dari masyarakat.

Kepala Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tubaba, Aris Munandar, pada Rabu (7//5/2025) menyampaikan klarifikasi penting agar wajib pajak memahami dengan tepat mekanisme pembayaran dalam program ini.

Dalam program pemutihan tahun 2025, seluruh pokok tunggakan pajak kendaraan dan dendanya dibebaskan. Wajib pajak hanya perlu membayar pajak untuk satu tahun berjalan. “Masyarakat jangan salah paham, hanya pajak tahun ini yang dibayar. Seluruh tunggakan dan denda sebelumnya dihapuskan,” jelas Aris.

Namun, bagi kendaraan yang akan dimutasi keluar atau masuk daerah, perhitungan pajak tetap mengikuti petunjuk teknis yang berlaku. Selain itu, program pemutihan juga membebaskan bea balik nama (BBN) dan pajak progresif bagi kendaraan lebih dari satu unit.

Baca Juga :  Banjir Putuskan Jalan dan Rendam Puluhan Rumah di Tubaba

“Selama program pemutihan 3 bulan ini, kendaraan pertama dan seterusnya bebas pajak progresif. Tapi setelah program berakhir, akan dikenakan tarif bertingkat mulai dari 1 persen, 1,25 persen, 1,5 persen dan 1,75 persen hingga maksimal 2 persen,” tambah Aris.

Aris mengimbau kepada masyarakat apabila ingin mengurus kendaraan pada program pemutihan ini bisa melakukan secara langsung ke Samsat agar bisa mengerti dan paham alur mekanismenya, serta bisa juga mengakses layanan Samsat untuk memperoleh informasi pemutihan di website https://superapp.bapendalampung.cloud/infopemutihan.

“Selain itu, juga untuk menghindari pungli atau calo yang tidak bertanggung jawab, kami pastikan di lingkungan kami tidak ada pungli dan calo. Jika memang ada orang yang menawarkan jasa harus lewat biro jasa resmi,” tuturnya.

Sementara itu, Baur register Samsat Tubaba Aiptu Yohan .P. menjelaskan bahwa, untuk proses balik nama, buku identitas kendaraan tetap harus diganti dengan yang baru. “Buku lama tidak berlaku lagi. Ganti buku ini termasuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang langsung disetorkan ke pusat, bukan ke daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Tubaba Art Festival #9 : Menghidupkan Ingatan, Merangkai Masa Depan Tubaba

Biaya penggantian plat nomor ditetapkan sebesar Rp60.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp100.000 untuk roda empat.
Sedangkan untuk penerbitan STNK:
-Roda dua: Rp100.000
-Roda empat dan roda enam: Rp200.000

Untuk BPKB:
-Roda dua: Rp225.000
-Roda empat/roda enam: Rp375.000

Momen yang sama,.Budi, selaku perwakilan Jasa Raharja, juga menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh program pemutihan ini, sesuai dengan aturan Direksi Jasa Raharja No. 47 Tahun 2005 dan keputusan Gubernur Lampung No. G/29/I/IV.03/HK/2005.
Jasa Raharja membebaskan denda tunggakan, tetapi pokok iuran tetap harus dibayarkan. Untuk kendaraan yang menunggak pajak selama lima tahun namun hanya satu bulan mati di tahun berjalan, tetap dikenakan denda berjalan namun tunggakan masa lalu dibebaskan.
Untuk kendaraan bermotor besar Iuran pokok Rp35.000 per tahun
Denda:
-Triwulan I: Rp8.000
-Triwulan II: Rp18.000
-Triwulan III: Rp24.000
-Triwulan IV: Rp32.000

Baca Juga :  Dikhawatirkan Timbulnya Kesenjangan, Komisi I DPRD Tubaba, minta Perbup 27 dan 28 Dikaji Ulang.

Untuk kendaraan roda empat, khususnya minibus Kapasitas ≤ 2400 CC:
-SWDKLLJ: Rp143.000 per tahun
-Denda progresif hingga Rp100.000

Kapasitas > 2400 CC:
-SWDKLLJ: Rp153.000 per tahun
Denda:
-Triwulan I: Rp37.500
-Triwulan II: Rp75.000
-Triwulan III & IV: Rp100.000

“Penegasan Melalui Sosialisasi
Informasi lengkap ini telah disosialisasikan melalui banner dan media lainnya agar masyarakat lebih paham sebelum datang ke kantor Samsat. Program ini diharapkan menjadi momentum bagi wajib pajak untuk menyelesaikan kewajibannya tanpa terbebani oleh tunggakan masa lalu,”tutup Aris. (Pin)

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu
Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi
Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga
Paripurna DPRD Tubaba Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp7,94 Miliar
SD IT Madani Tubaba Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional Drum Corps 2026 Palembang
SD IT Madani Tubaba Lepas 52 Personel Drumband ke Indonesia Open 2026 di Palembang
DPRD Tubaba Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Kinerja OPD hingga Tunda Bayar Anggaran
Klarifikasi PUPR Tubaba: Kebocoran Sesat Agung Bukan dari Atap, Melainkan Talang Air Tersumbat

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:37 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:28 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 17:47 WIB

Paripurna DPRD Tubaba Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Capai Rp7,94 Miliar

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:54 WIB

SD IT Madani Tubaba Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional Drum Corps 2026 Palembang

Berita Terbaru