GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak untuk Kaderisasi Kepemimpinan Muda

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Komunitas GUSDURian Lampung menggelar Kelas Penggerak GUSDURian sebagai ruang peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi para penggerak komunitas di daerah. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam membangun prototipe gerakan di komunitas masing-masing.

Koordinator Komunitas GUSDURian Lampung, Yogi Prazani, menjelaskan bahwa kelas ini lahir dari kebutuhan merawat warisan pemikiran dan perjuangan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, di tengah masyarakat yang semakin terpolarisasi serta menguatnya narasi intoleransi dan politik identitas, visi Gus Dur tentang Indonesia yang inklusif dan berkeadilan sosial menjadi sangat relevan.

“Kelas Penggerak GUSDURian tidak hanya ditujukan untuk menguatkan kapasitas penggerak yang sudah aktif, tetapi juga untuk merekrut dan membekali calon penggerak baru yang memiliki nilai, minat dan semangat yang sama,”Ujar Yogi.

Selain itu, Yogi menyatakan bahwa program ini secara khusus menyasar anak muda berusia 20–30 tahun, mulai dari mahasiswa, profesional muda, hingga aktivis. Kelompok usia tersebut dinilai berada di garis depan perubahan sosial dan sedang berada dalam fase pembentukan identitas serta komitmen sosial.

Baca Juga :  Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Mesuji Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Para Santri

“Dengan menyasar segmen ini, Kelas Penggerak GUSDURian bertujuan membangun sebuah kader kepemimpinan muda yang tidak hanya paham teori tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keterampilan praktis untuk menggerakkan komunitas dan mempengaruhi publik,” tegasnya.

Secara kurikulum, Kelas Penggerak GUSDURian disusun dengan pendekatan holistik melalui tiga pilar utama. Pertama, kepemimpinan, yang mengajarkan bagaimana memimpin dengan nilai keteladanan dan visi yang inklusif ala Gus Dur.

Kedua, pengelolaan komunitas, yang memberikan keterampilan praktis seperti manajemen gerakan, komunikasi publik, dan strategi gerakan.

Baca Juga :  Kunjungi UIN RIL, Baznas Lamteng Realisasikan Program SKSS

Ketiga, yang paling mendasar, adalah pendalaman terhadap nilai, pemikiran, dan keteladanan Gus Dur sendiri, seperti sembilan nilai utama gusdur, isu toleransi, demokrasi, penghormatan pada HAM, keadilan ekologi, dan pembelaan pada kaum marginal.

Sebagai informasi, pendaftaran Kelas Penggerak GUSDURian Lampung dibuka mulai 15 hingga 31 Desember 2025. Calon peserta yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Yogi Prazani melalui nomor 0821 8415 6309 atau mengakses media sosial Instagram @gusdurian.lpg. (Amd)

Berita Terkait

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Membaca Nusantara, Amnesia : Menggugat Delusi Kejayaan Bangsa
Ulama Karismatik Kiai Said Aqil Siroj Akan Hadiri Harlah NU di Bandar Lampung
PMII Lampung Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Haul ke-2 KH Nuril Huda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:15 WIB

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:29 WIB

Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan

Senin, 26 Januari 2026 - 21:20 WIB

Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3

Senin, 26 Januari 2026 - 21:14 WIB

Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Feb 2026 - 16:57 WIB