DPRD Bandar Lampung Soroti Pengelolaan Dana BOK/BLUD Puskesmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah.

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah.

Bandar Lampung (dinamik.id)-Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti dugaan permasalahan dalam pengelolaan dana BOK/BLUD di Puskesmas Segala Mider dan menegaskan akan melakukan pengawasan secara serius.

Ketua Komisi IV DPRD, Asroni Paslah, menyampaikan bahwa pihaknya segera memanggil Kepala Puskesmas Segala Mider dan Dinas Kesehatan untuk memberikan klarifikasi resmi.

“Kami akan memanggil secara resmi Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Jika penjelasan yang disampaikan tidak transparan atau tidak logis, maka kami akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan bahkan inspeksi mendadak,” ujar Asroni, Selasa (24/2/2026).

Ia menilai, dugaan tersebut mengindikasikan adanya potensi kelemahan dalam tata kelola keuangan di fasilitas layanan kesehatan.

Menurutnya, puskesmas sebagai institusi pelayanan publik wajib mengelola setiap aliran dana secara terbuka dan akuntabel. Tidak boleh ada praktik yang menimbulkan keraguan atau ketidakjelasan dalam pengelolaan anggaran.

Asroni juga mengingatkan bahwa pengelolaan dana tanpa prosedur resmi berisiko melanggar aturan serta merugikan pegawai dan masyarakat.

Baca Juga :  Elly Wahyuni Serahkan Bantuan Kursi Roda Ke Penderita Cerebral Palsy

“Jangan sampai muncul persepsi bahwa puskesmas menjadi tempat pengelolaan keuangan yang tidak transparan. Hal itu dapat merusak kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia turut menyoroti peran Dinas Kesehatan sebagai atasan struktural yang memiliki tanggung jawab pengawasan. Jika ditemukan adanya pembiaran, DPRD memastikan akan mendalami persoalan tersebut.

Selain itu, Komisi IV menekankan agar tidak ada tekanan atau intimidasi terhadap pegawai yang menyampaikan laporan. Menurutnya, upaya menutup-nutupi masalah justru akan memperkuat dugaan adanya persoalan.

Baca Juga :  Miliki KTA PDIP, Reihana Yakin Kalahkan Dominasi Petahana

Apabila dalam proses pendalaman ditemukan indikasi pelanggaran hukum atau potensi kerugian keuangan negara, DPRD meminta aparat penegak hukum bertindak secara profesional dan independen.

Asroni menegaskan, Komisi IV berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan di Bandar Lampung dikelola secara bersih, profesional, dan berintegritas. DPRD juga memastikan persoalan ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan ditindaklanjuti hingga tuntas dan terang. (amd)

Berita Terkait

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti
Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir
Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung
Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Munir Turun ke Desa, Maraton Serap Aspirasi Pembangunan Jalan Hingga Beasiswa
DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:57 WIB

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:03 WIB

Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:37 WIB

Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:23 WIB

Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:33 WIB

Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

SGC Buka Peluang Kerja, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Tebang Ikat Harian

Sabtu, 14 Mar 2026 - 20:32 WIB