Andika Wibawa Turun ke Masyarakat, Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkoba di Bandar Lampung

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Peredaran narkoba yang kian masif dan menyasar berbagai lapisan masyarakat mendorong Anggota DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, untuk turun langsung melakukan sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2019 tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di Kota Bandar Lampung.

Berlokasi di Jl. Sultan Badarudin 2 Gg. Labu No. 99 LK II RT 02, Kelurahan Susunan Baru, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Minggu (25/1), Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandar Lampung ini menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB itu dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, perangkat lingkungan setempat serta para warga setempat. Dua narasumber dihadirkan untuk memperdalam pemahaman masyarakat, yakni Vandan Wiliyanti, S.Pd., M.Si., dan Rohid Vatullah, S.Hum., M.Pd.

Dalam sambutannya, Andika Wibawa menekankan bahwa narkoba bukan sekadar persoalan kriminal, tetapi ancaman serius bagi masa depan generasi dan ketahanan sosial daerah.

Menurutnya, regulasi yang sudah dimiliki Provinsi Lampung harus dipahami dan dijalankan secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat.

“Perda ini bukan hanya dokumen hukum di atas kertas. Ini adalah instrumen perlindungan masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda, dari bahaya narkoba. Kalau masyarakat paham, maka pengawasan sosial akan berjalan,” tegas Andika.

Ia menyoroti bahwa peredaran narkoba saat ini semakin masif dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Modus yang semakin canggih membuat masyarakat seringkali lengah, sehingga diperlukan pendekatan edukatif yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Politisi Demokrat, Deni Ribowo Minta Penyelidikan Forensik Kasus Keracunan Massal MBG

“Bandar Lampung sebagai kota besar memiliki kerentanan tinggi. Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat menentukan,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Vandan Wiliyanti menjelaskan secara rinci isi Perda Nomor 1 Tahun 2019, termasuk peran pemerintah daerah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini dan pembentukan lingkungan sosial yang sehat.

“Pencegahan adalah langkah paling efektif. Jika sudah terjerumus, biaya sosial dan ekonomi yang ditanggung jauh lebih besar,” kata Vandan.

Rohid Vatullah menambahkan bahwa narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga menghancurkan karakter, moral, dan masa depan seseorang. Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

Baca Juga :  Elly Wahyuni: Pentingnya Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

“Kita harus berani bersikap. Diam berarti memberi ruang bagi narkoba merusak generasi kita,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Andika Wibawa yang merupakan Anggota Komisi V DPRD Lampung ini menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari strategi jangka panjang membangun kesadaran hukum masyarakat.

Ia juga menyatakan akan terus mendorong program-program preventif, termasuk kolaborasi dengan sekolah, komunitas pemuda, dan organisasi kemasyarakatan.

“Perang terhadap narkoba harus dimulai dari akar rumput. Masyarakat yang sadar hukum adalah benteng pertama. Kalau benteng ini kuat, maka Bandar Lampung dan Lampung secara umum akan lebih aman dari ancaman narkoba,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

Syukron Muchtar Dorong Karang Taruna Jadi Laboratorium Pemimpin Muda Pringsewu
Pencabutan HGU SGC, Yozi Rizal Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Transparansi
Syukron Apresiasi Pembangunan Pabrik Rokok di Lamtim, Harap Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Lesty Putri Kawal Kolaborasi ‘Muluskan’ Jalan Simpang Korpri-Purwotani
DPRD Lampung Kawal 89.286 Peserta BPJS PBI 2026
Pesangon Ratusan Juta Tak Dibayarkan, Eks Karyawan Koperasi Ngadu ke DPRD Lampung
Menuju Lampung Mulus, Target Kemantapan Jalan Dipatok 85 Persen pada 2026
Anggota Fraksi Demokrat Deni Ribowo Minta SPPG ‘Lalai’ Ditindak Tegas

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:23 WIB

Andika Wibawa Turun ke Masyarakat, Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkoba di Bandar Lampung

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:40 WIB

Syukron Muchtar Dorong Karang Taruna Jadi Laboratorium Pemimpin Muda Pringsewu

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:21 WIB

Pencabutan HGU SGC, Yozi Rizal Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Transparansi

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:50 WIB

Syukron Apresiasi Pembangunan Pabrik Rokok di Lamtim, Harap Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:29 WIB

Lesty Putri Kawal Kolaborasi ‘Muluskan’ Jalan Simpang Korpri-Purwotani

Berita Terbaru

Parpol

Nunik Kembali Pimpin DPW PKB Lampung Periode 2026–2031

Sabtu, 24 Jan 2026 - 14:27 WIB