Warga Jati Agung Pilih Gogoh Ikan di Jalan Rusak, Sindiran Keras untuk Pemerintah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu, (Dinamik.id) — Kondisi jalan rusak di Pekon Jati Agung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, seolah tak lagi pantas disebut jalan. Bertahun-tahun dibiarkan berlubang dan tergenang lumpur, warga akhirnya memilih cara tak biasa: menggelar Gogoh Ikan tepat di badan jalan yang rusak parah.

Kegiatan yang akan digelar Minggu (8/2/2026) besok itu bukan sekadar hiburan rakyat. Aksi tersebut menjadi bentuk protes terbuka sekaligus sindiran keras kepada pemerintah daerah yang dinilai abai terhadap kondisi infrastruktur dasar masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Pringsewu Gelar Bimtek Aplikasi SPSE Versi 4.5

Salah seorang warga Jati Agung, Angga, menyebut kegiatan itu lahir dari rasa jenuh warga menunggu perbaikan yang tak kunjung terealisasi.

“Kalau jalan dibiarkan rusak terus, berlumpur dan tergenang air, ya fungsinya sudah bukan jalan lagi. Daripada nunggu janji, kami jadikan saja kolam buat Gogoh Ikan,” kata Angga, Sabtu, (7/2/2026).

Baca Juga :  Pastikan Tepat Sasaran, Pj Bupati Pringsewu Marindo Kawal Bantuan Ikan Konsumsi ke Masyarakat

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut telah berdampak langsung pada aktivitas warga. Tak sedikit pengendara yang terjatuh, kendaraan rusak, hingga aktivitas ekonomi warga terganggu.

“Ini akses utama warga. Tapi kondisinya seperti ini bertahun-tahun. Kami hanya ingin pemerintah membuka mata dan segera memperbaiki,” tegasnya.

Baca Juga :  PAD Pringsewu Rendah, Bupati Instruksikan Jajaran Maksimalkan Pendataan Pajak

Aksi Gogoh Ikan tersebut rencananya berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan terbuka untuk umum. Warga berharap, sindiran melalui aksi simbolik ini tidak kembali diabaikan dan menjadi pemicu pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan jalan Pekon Jati Agung. (Rhn)

Berita Terkait

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua
Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026
Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia
Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri
Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka
Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:29 WIB

Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:23 WIB

Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:45 WIB

Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru