Cipayung Plus Kota Bandar Lampung Laksanakan Konsolidasi Dalam Rangka Membersamai Aksi Buruh dan Petani Mitra PT PSMI

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Cipayung plus kota Bandar Lampung melaksanakan konsolidasi dalam rangka membersamai massa buruh dan petani PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) pada Rabu (8/4/2026). Konsolidasi ini dilakukan atas prinsip bahwa persoalan kaum buruh dan tani juga merupakan persoalan mahasiswa.

‎Konsolidasi Cipayung Plus kota Bandar Lampung dihadiri oleh 8 organisasi diantaranya yang hadir: HMI, PMII, GMNI, LMND, GMKI, PMKRI, KMHDI, dan IMM cabang Bandar Lampung.

‎Konsolidasi ini menghasilkan keputusan bahwa Cipayung Plus kota Bandar Lampung akan ikut serta mengawal para buruh dan petani mitra PT PSMI yang akan melakukan aksi di Kejati pada hari Kamis, 09 April 2026.

‎Cipayung Plus Kota Bandar Lampung dalam konsolidasi ini menegaskan bahwa ketidakpastian hukum yang menimpa PT PSMI oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengakibatkan ribuan nasib buruh dan petani mitra PT PSMI terkatung-katung.

‎Akibat dilakukannya pemblokiran rekening PT PSMI oleh Kejati Lampung terkait kepentingan proses penyidikan perkara dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan perkebunan di Kabupaten Way Kanan mengakibatkan terganggunya proses produksi di perusahaan yang juga menindas nasib ribuan buruh dan petani mitra.

‎Dampak yang paling jelas terlihat di lapangan adalah para pekerja di PT PSMI tidak mendapatkan gaji satu bulan dan hak THR pekerja tidak terbagikan sepenuhnya. Proses tebang dan giling tebu yang seharusnya dilakukan pada tanggal 4 sampai 6 April juga gagal terlaksana, ini mengakibatkan kerugian yang sangat amat mendalam bagi 281 petani mitra PT PSMI.

‎Membaca fakta lapangan ini, Cipayung Plus kota Bandar Lampung dalam konsolidasinya mengecam keras sikap Kejaksaan Tinggi Lampung yang sembrono dalam melakukan penegakan hukum.

‎Cipayung Plus kota Bandar Lampung menyuarakan agar Kejaksaan Tinggi Lampung dalam proses penegakan hukum yang sedang berjalan juga harus memberikan solusi yang tegas dan jelas terhadap nasib buruh dan kelompok petani mitra PT PSMI yang terdampak.

‎Di akhir konsolidasi, Cipayung Plus Kota Bandar Lampung memberi peringatan keras agar aparat negara yang terkait dengan Kejati untuk tidak mencoba mengintimidasi dan mengintervensi massa buruh dan petani serta kelompok aktivis Cipayung Plus.(**)

Baca Juga :  MBG Itu Soal Ketahanan Pangan, Kesejahteraan Petani, Pemberdayaan UMKM, dan Masa Depan Ekonomi Daerah: Jangan Stop MBG!!!

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB