Lampung Utara, (Dinamik.id) – Ikon penting di Lampung Utara (Lampura) seperti tugu Alamsyah Ratu Perwira Negara (ARPN) yang berada di Jalan Lintas Sumatera, Kelapa Tujuh, tugu payan mas yang berada di jalan lintas sumatera, tugu Pengantin yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kotabumi, tugu Canang yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Kotaalam, tugu Pembangunan yang berada di pertigaan pasar dekon Kotabumi, dan tugu Rato yang berada di Kelurahan Cempedak kini justru tampil merana. Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi ikon Lampura itu kini sangat minim perhatian dan pemeliharaan dari instansi terkait.
Tugu ARPN yang berdiri kokoh di jantung kota kini tak lagi sedap dipandang. Cat yang menyelimuti badan tugu tampak mengelupas dan memudar dimakan cuaca. Lebih parah lagi, di beberapa sudut tugu, noda hitam akibat jamur dan kerak lumut mulai menjalar, memberikan kesan kumuh di tengah keramaian lalu lintas sementara tugu payan mas air mancur tidak lagi terlihat hidup memperindah areal tugu payan mas dan dimalam hari pun minim penerangan alias gelap,”Sangat disayangkan, tugu yang seharusnya jadi wajah kota malah terlihat dekil. Kalau malam juga pencahayaannya kurang, jadi makin suram,” keluh Andrianto warga Kelapa Tujuh, Senin 20 April 2026
Kondisi tak kalah tragis terlihat di Tugu Pengantin dimana warna cat patung pengantin yang mulai kusam dan tak lagi menunjukkan kemegahan pakaian adat, area di sekitar alas patung kini ditumbuhi rumput liar Kesan tidak terurus sangat menonjol di lokasi ini,”Patung pengantin itu sudah cukup lama tidak ada perawatan sejak dibuat beberapa tahun lalu. Wajah kota tapi terlihat kumuh,”sesal Rudianto pengemudi angkutan kota.
Tugu canang dengan kondisi patung-patung yang tidak utuh serta tugu lainnya tampak terlihat jelas terbengkalai tanpa perawatan, Pemerintah melalui Dinas terkait seyogyanya segera melakukan revitalisasi, bukan sekadar cat ulang formalitas. Tetapi, perawatan berkala agar Tugu ARPN dan Tugu Pengantin kembali menjadi kebanggaan, bukan sekadar pajangan usang yang menunggu roboh.
Plt Kepala Dinas.Perkim, Dirgantara mengakui belum melakukan perawatan tugu ikon Lampura. Namun, dirinya mengaatakan tahun 2026 ini baru akan melakukan perawatan tugu payan mas,”Tahun 2026 ini akan melakukan perawatan tugu payan mas, sementara tugu yang lainnya belum direncanakan dikarenakan keterbatasan anggaran,”katannya singkat saat dihubungi via ponselnya. (RED)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT












