Sekolah Rusak di Tanggamus Viral, Syukron Muchtar: Pendidikan Dasar Harus Jadi Prioritas Nyata

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Viral kondisi memprihatinkan SD Satu Atap di Pedukuhan Batu Nyangka, Pekon Tanjung Raja, Kecamatan Cukuhbalak, Kabupaten Tanggamus, memantik keprihatinan banyak pihak. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung sekaligus Sekretaris Fraksi PKS, Syukron Muchtar, menilai kondisi tersebut bukan kasus tunggal, melainkan potret nyata persoalan infrastruktur pendidikan dasar di Lampung.

 

Syukron menegaskan bahwa kewenangan pendidikan tingkat sekolah dasar memang berada di pemerintah kabupaten/kota, bukan pemerintah provinsi. Namun sebagai wakil rakyat, ia mengaku tidak bisa menutup mata atas kondisi yang terjadi.

 

“Ini membuat kita pilu. Saya sendiri pernah melihat langsung kondisi sekolah dasar di daerah lain, seperti SDN 16 Gedongtataan di Cipadang, Pesawaran. Ada yang atapnya jebol, kebanjiran, hingga ruang guru yang sangat memprihatinkan,” ujarnya, Kamis (7/5/2026)

Baca Juga :  Elly Wahyuni Dorong Pemkot Bandar Lampung Tetapkan Darurat Banjir dan Perkuat Edukasi Masyarakat

 

Menurutnya, kondisi infrastruktur yang buruk akan berdampak langsung terhadap kualitas proses belajar mengajar. Ia mengingatkan bahwa kualitas pendidikan sangat berkaitan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

 

“Kalau sekolahnya tidak layak, proses pembelajaran pasti terganggu. Kalau prosesnya tidak baik, maka output pendidikan juga akan rendah,” tegasnya.

 

Momentum peringatan bulan pendidikan, lanjut Syukron, harus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih serius dalam membenahi sektor pendidikan dasar, terutama dari sisi infrastruktur.

Baca Juga :  Komisi V DPRD Lampung Desak Disdikbud Tindak Sekolah yang Langgar Larangan Study Tour

 

Ia memahami kondisi keuangan daerah yang tengah terbatas, namun hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pendidikan. Justru, menurutnya, pemerintah kabupaten/kota harus mampu menetapkan skala prioritas anggaran dengan menempatkan pendidikan sebagai sektor utama.

 

“Dalam kondisi sulit sekalipun, pendidikan harus tetap jadi prioritas. Infrastruktur sekolah dasar harus diperhatikan secara serius,” katanya.

 

Selain itu, Syukron juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mencari solusi, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Baca Juga :  Ketut Dewi Nadi Dikeluhkan Jalan Rusak

 

“Tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Harus ada sinergi dengan swasta, CSR, dan pihak lainnya. Pemerintah daerah dituntut kreatif untuk mempercepat perbaikan,” jelasnya.

 

Ia juga berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat memberi perhatian lebih terhadap kondisi pendidikan di Lampung. Menurutnya, kunjungan kementerian ke daerah harus ditindaklanjuti dengan komunikasi yang kuat hingga ke tingkat presiden.

 

“Harapannya, ada perhatian serius dari pusat, terutama terkait infrastruktur pendidikan dasar. Ini penting untuk masa depan generasi kita,” pungkasnya. (Amd)

Penulis : Ahmad Mufid

Editor : Pina

Berita Terkait

DPRD Lampung Minta Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:57 WIB

DPRD Lampung Minta Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:28 WIB

Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Berita Terbaru