Kisruh Plt Bupati dan Sekda Lampung Tengah Jadi Sorotan, I Made Suarjaya: Rakyat Butuh Kekompakan

Senin, 18 Mei 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Kisruh yang dikabarkan terjadi antara Plt Bupati Lampung Tengah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah belakangan menjadi perhatian publik. Polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial itu dinilai jangan sampai mengganggu jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sorotan terhadap dinamika internal tersebut datang dari tokoh Lampung Tengah sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung, I Made Suarjaya. Ia mengaku menyayangkan apabila benar terjadi ketidakharmonisan di jajaran pimpinan daerah, terlebih keduanya merupakan figur yang mengemban amanah besar untuk memimpin dan melayani masyarakat.

Menurutnya, sebagai pemimpin daerah, setiap pejabat diberikan kewenangan dan kepercayaan untuk bekerja demi kepentingan rakyat, bukan larut dalam persoalan internal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Saya cukup menyayangkan karena yang paling penting saat ini bagaimana pemerintah hadir dan bekerja untuk masyarakat. Jangan sampai persoalan internal justru menjadi konsumsi publik dan mengganggu pelayanan,” ujarnya.

I Made mengaku mengikuti perkembangan yang beredar di media sosial terkait dinamika tersebut. Menurut dia, masyarakat saat ini sangat peka terhadap berbagai isu pemerintahan, apalagi ketika di saat bersamaan masih banyak persoalan yang menjadi perhatian warga.

Baca Juga :  Kapolres Tubaba Pantau Pelayanan di Satpas SIM

Ia menilai, masyarakat Lampung Tengah saat ini lebih membutuhkan kerja nyata para pemimpinnya. Persoalan infrastruktur, pembangunan, hingga keluhan masyarakat terkait jalan rusak menjadi isu yang banyak disorot publik.

“Hampir setiap hari masyarakat menyampaikan keluhan di media sosial. Soal jalan rusak, pelayanan, dan berbagai persoalan lain. Karena itu masyarakat tentu berharap pemimpinnya kompak dan fokus bekerja,” katanya.

Kabupaten Lampung Tengah yang dikenal sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Lampung, menurut I Made, seharusnya dipimpin dengan sinergi yang kuat antarpemangku kebijakan.

Ia pun meminta seluruh pihak untuk mengesampingkan ego pribadi dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Kalau ada persoalan, duduk bersama dan selesaikan dengan baik. Kecilkan ego masing-masing demi kepentingan rakyat Lampung Tengah,” tegasnya.

Bahkan, ia menyatakan kesiapannya apabila diperlukan untuk membantu memfasilitasi komunikasi antar pihak agar tercipta kesepahaman dan suasana pemerintahan yang kondusif.

Menurutnya, masyarakat Lampung Tengah membutuhkan pemerintahan yang solid agar program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan maksimal.

“Semua harus kembali pada tujuan utama, yaitu melayani masyarakat Lampung Tengah,” pungkasnya. (Amd)
[18/5 15.35] Bang Mufid Klasika: Kisruh Plt Bupati dan Sekda Lampung Tengah Jadi Sorotan, I Made Suarjaya: Rakyat Butuh Kekompakan

Baca Juga :  Muswil VIII Aklamasi Tetapkan Bung Rycko Menoza Ketua MPW PP Lampung 2022-2027

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Kisruh yang dikabarkan terjadi antara Plt Bupati Lampung Tengah dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah belakangan menjadi perhatian publik. Polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial itu dinilai jangan sampai mengganggu jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sorotan terhadap dinamika internal tersebut datang dari tokoh Lampung Tengah sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung, I Made Suarjaya. Ia mengaku menyayangkan apabila benar terjadi ketidakharmonisan di jajaran pimpinan daerah, terlebih keduanya merupakan figur yang mengemban amanah besar untuk memimpin dan melayani masyarakat.

Menurutnya, sebagai pemimpin daerah, setiap pejabat diberikan kewenangan dan kepercayaan untuk bekerja demi kepentingan rakyat, bukan larut dalam persoalan internal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Saya cukup menyayangkan karena yang paling penting saat ini bagaimana pemerintah hadir dan bekerja untuk masyarakat. Jangan sampai persoalan internal justru menjadi konsumsi publik dan mengganggu pelayanan,” ujarnya.

I Made mengaku mengikuti perkembangan yang beredar di media sosial terkait dinamika tersebut. Menurut dia, masyarakat saat ini sangat peka terhadap berbagai isu pemerintahan, apalagi ketika di saat bersamaan masih banyak persoalan yang menjadi perhatian warga.

Baca Juga :  PDIP Lamsel Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Sumatera

Ia menilai, masyarakat Lampung Tengah saat ini lebih membutuhkan kerja nyata para pemimpinnya. Persoalan infrastruktur, pembangunan, hingga keluhan masyarakat terkait jalan rusak menjadi isu yang banyak disorot publik.

“Hampir setiap hari masyarakat menyampaikan keluhan di media sosial. Soal jalan rusak, pelayanan, dan berbagai persoalan lain. Karena itu masyarakat tentu berharap pemimpinnya kompak dan fokus bekerja,” katanya.

Kabupaten Lampung Tengah yang dikenal sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Lampung, menurut I Made, seharusnya dipimpin dengan sinergi yang kuat antarpemangku kebijakan.

Ia pun meminta seluruh pihak untuk mengesampingkan ego pribadi dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Kalau ada persoalan, duduk bersama dan selesaikan dengan baik. Kecilkan ego masing-masing demi kepentingan rakyat Lampung Tengah,” tegasnya.

Bahkan, ia menyatakan kesiapannya apabila diperlukan untuk membantu memfasilitasi komunikasi antar pihak agar tercipta kesepahaman dan suasana pemerintahan yang kondusif.

Menurutnya, masyarakat Lampung Tengah membutuhkan pemerintahan yang solid agar program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan maksimal.

“Semua harus kembali pada tujuan utama, yaitu melayani masyarakat Lampung Tengah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan
Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:20 WIB

HUT ke-15 Partai NasDem, Lampung Gelar Agenda Olahraga dan Kemanusiaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB