Karang Taruna Tegineneng Desak Evaluasi SPPG Trimulyo Usai Dugaan Keracunan MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, (dinamik.id) — Ketua Karang Taruna Kecamatan Tegineneng, Amri Wibowo, mendesak DPRD Kabupaten Pesawaran dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Trimulyo, menyusul dugaan kasus keracunan yang menimpa puluhan siswa.

Amri menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman atas peristiwa yang dikabarkan berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa setiap kejadian yang berdampak pada kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Apabila dugaan tersebut terbukti, tentu hal ini sangat memprihatinkan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar Amri, Senin (24/7/2026).

Baca Juga :  Kepala SDN 2 Sukarame Tegaskan Tak Ada Pekerjaan Fiktif di Sekolahnya

Ia meminta DPRD, pemerintah daerah, dan instansi terkait mengambil langkah cepat, profesional, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, Karang Taruna Tegineneng juga telah mengonfirmasi pihak Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat kecamatan. Perwakilan BGN, Eduan Lesmana, menyatakan bahwa kewenangan pemberian sanksi terhadap SPPG berada di tingkat pusat.

“Untuk pemberian sanksi merupakan kewenangan BGN pusat sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Eduan.

Baca Juga :  Pansus LHP BPK DPRD Lampung Soroti Gagal Bayar dan Tindak Lanjut Rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan

Menanggapi hal itu, Amri berharap BGN pusat segera melakukan evaluasi komprehensif serta mengambil keputusan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengawal proses penanganan secara objektif dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, dikutip dari lama berita lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran membenarkan adanya kejadian yang dialami siswa dan guru SDN 22 Tegineneng usai mengonsumsi MBG. Sebanyak 32 siswa dan satu guru dilaporkan mengalami mual dan pusing, Jumat (24/7/2026).

Baca Juga :  Pendampingan Ditjenpas, LPKA Kelas II Bandar Lampung Bertekad Hadirkan Pendidikan Berkualitas bagi Anak Binaan

“Kejadiannya benar. Siswa dan guru sempat diberi pengobatan di Puskesmas Trimulyo karena mengalami mual dan pusing. Setelah itu mereka sudah bisa pulang,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pesawaran, Trio Pranoto.

Ia menambahkan, seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang. Petugas kesehatan juga akan melakukan pemantauan selama tiga hari ke depan untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil. (Amd)

Berita Terkait

Menko Pangan Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pastikan Hadiri Kick-off
Klasika Lampung Soroti Minimnya Ruang Edukasi dalam Festival Krakatau 2026
Kadin Lampung Bahas Penguatan Sertifikasi Tenaga Kerja Bersama Komisioner BNSP
Warga Bangun Lagi Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pemda Wujudkan Jembatan Permanen
PAC GP Ansor Bangunrejo Gelar Diklatsar Banser, Cetak Kader Militan Berjiwa Aswaja
IKBI PTPN I Dorong Keluarga Jadi Mitra Strategis Transformasi Perusahaan
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjend. TNI Kristomei Sianturi dan Ansyori Sabak Angkon Muakhi, Tegaskan Persatuan dalam Keberagaman
Pemuda Hindu Sayangkan Tak Ada Tokoh Hindu Dampingi Prabowo dan Modi di Prambanan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:59 WIB

Karang Taruna Tegineneng Desak Evaluasi SPPG Trimulyo Usai Dugaan Keracunan MBG

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:53 WIB

Menko Pangan Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pastikan Hadiri Kick-off

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

Klasika Lampung Soroti Minimnya Ruang Edukasi dalam Festival Krakatau 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 14:32 WIB

Kadin Lampung Bahas Penguatan Sertifikasi Tenaga Kerja Bersama Komisioner BNSP

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:45 WIB

Warga Bangun Lagi Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pemda Wujudkan Jembatan Permanen

Berita Terbaru