LSP KPK Rekomendasikan Chrisna Putra Sebagai Penyuluh Anti Korupsi

Senin, 18 Oktober 2021 - 03:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi (LSP-KPK) membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut menjadi Penyuluh Anti Korupsi melalui jalur Diklat dan Pengalaman, yakni melalui Metode Asesmen Jarak Jauh (AJJ) Angkatan V yang diselenggarakan tanggal 12 – 14 Oktober 2021.

Salah satu peserta dari Lampung yang ikut pada kegiatan tersebut adalah Achmad Chrisna Putra yang saat ini menjabat sebagai Widyaiswara Ahli Utama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Baca Juga :  PK KNPI Sukarame Sukses Mengadakan Kegiatan Berbagi Takjil dan Silaturahmi Pemuda

Rekomendasi ini diberikan setelah melewati beberapa tahapan seperti, lulus e-learning pengetahuan dasar anti korupsi dan integritas serta persyaratan administrasi lainnya bahwa calon peserta sudah pernah melakukan sosialisasi atau ceramah tentang pokok-pokok anti korupsi.

Baca Juga :  Dies Natalis ke-67 GMNI, DPC GMNI Bandar Lampung hadir di tengah Masyarakat

Tujuan dari asesmen adalah untuk melihat sampai dimana seorang penyuluh anti korupsi telah menguasai kompetensi kerjanya, profesional dan memiliki pengetahuan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) guna memastikan penyuluh anti korupsi memiliki kompetensi untuk melakukan penyuluhan secara efektif.

Penyuluh Antikorupsi diharapkan memiliki peranan yang strategis sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing yang memberikan penerangan dan menggerakkan masyarakat dalam upaya pencegahan korupsi.

Baca Juga :  RUU Polri: Ancaman Nyata Bagi Demokrasi Bangsa

KPK berkomitmen mendorong terbentuknya agen-agen perubahan dari elemen bangsa sebagai penyuluh anti korupsi yang bertugas “menggantikan” peran KPK dalam memenuhi berbagai macam kegiatan pembelajaran anti korupsi yang diselenggarakan secara mandiri oleh masyarakat.

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Prof Warsito Mendaftar Calon Rektor Unila 2027-2031, Disusul Dr Budiono
Jalankan Amanah Rakyat, Anggota DPR Fraksi Golkar Aprozi Alam Salurkan KIP Madrasah se Lampung
Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengaku Diancam Tetangga, Terpaksa Mengungsi Dini Hari
PWI Lampung Tetapkan 14 Kontingen Porwanas Cabor Karaoke 2027, Ini Daftarnya!
Yuhadi Optimistis Sapu Bersih 6 Emas Cabor Karoke di Porwanas Lampung 2027
SIWO PWI Lampung Tetapkan 12 Atlet Tenis Meja Porwanas 2027

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Prof Warsito Mendaftar Calon Rektor Unila 2027-2031, Disusul Dr Budiono

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Jalankan Amanah Rakyat, Anggota DPR Fraksi Golkar Aprozi Alam Salurkan KIP Madrasah se Lampung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengaku Diancam Tetangga, Terpaksa Mengungsi Dini Hari

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB